India secara resmi telah melampaui Jepang dan kini menduduki posisi sebagai ekonomi terbesar keempat di dunia berdasarkan nominal Produk Domestik Bruto (PDB). Pencapaian signifikan ini diumumkan dalam tinjauan ekonomi akhir tahun pemerintah India yang dirilis oleh Biro Informasi Pers federal pada Kamis, 1 Januari 2026.
Dikutip dari The Independent, dengan posisi ini, India kini hanya berada di bawah Amerika Serikat, China, dan Jerman dalam daftar negara dengan ekonomi terbesar di dunia. Para pejabat India juga menyatakan bahwa negara tersebut berada di jalur yang tepat untuk merebut posisi ketiga dari Jerman dalam beberapa tahun ke depan, jika tren pertumbuhan saat ini terus berlanjut.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.
Peringkat terbaru ini akan dikonfirmasi secara resmi pada tahun 2026 setelah data PDB tahunan final dirilis. Pemerintah India dalam tinjauan ekonominya menyatakan, “Dengan PDB senilai 4,18 triliun dollar AS, India telah melampaui Jepang untuk menjadi ekonomi terbesar keempat di dunia dan siap untuk menggantikan Jerman dari peringkat ketiga dalam 2,5 hingga 3 tahun ke depan dengan proyeksi PDB sebesar 7,3 triliun dollar AS pada tahun 2030.”
Mureks mencatat bahwa PDB riil India menunjukkan pertumbuhan impresif sebesar 8,2 persen pada kuartal II tahun fiskal 2025–2026. Angka ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan pertumbuhan 7,8 persen pada kuartal I dan 7,4 persen pada kuartal IV tahun fiskal 2024–2025. Pertumbuhan pada kuartal II ini menjadi yang terkuat dalam enam kuartal terakhir.
Laporan pemerintah India juga menyebutkan bahwa peningkatan kinerja ekonomi ini didorong oleh permintaan domestik yang tangguh, di tengah ketidakpastian perdagangan dan kebijakan global. “Faktor-faktor domestik, yang dipimpin oleh konsumsi swasta yang kuat, memainkan peran sentral dalam mendukung ekspansi ini,” demikian pernyataan pemerintah India.
Dari sisi eksternal, kinerja ekspor India juga menunjukkan perbaikan yang signifikan. Ekspor barang tercatat meningkat menjadi 38,13 miliar dollar AS pada November 2025, naik dari 36,43 miliar dollar AS pada Januari 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan ekspor barang teknik, elektronik, farmasi, serta produk minyak bumi.
Sejumlah lembaga internasional turut memperbarui proyeksi pertumbuhan ekonomi India. Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi India mencapai 6,5 persen pada tahun 2026. Sementara itu, Moody’s memperkirakan India akan tetap menjadi ekonomi G20 dengan pertumbuhan tercepat, dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi 6,4 persen pada 2026 dan 6,5 persen pada 2027. Dana Moneter Internasional (IMF) menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi India menjadi 6,6 persen untuk 2025 dan 6,2 persen untuk 2026, sedangkan OECD memperkirakan pertumbuhan ekonomi India 6,7 persen pada 2025 dan 6,2 persen pada 2026.






