Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menyambut 220 wisatawan mancanegara (wisman) perdana tahun 2026 di Pelabuhan Bandar Bentan Telani (BTT) Lagoi, Kabupaten Bintan, pada Kamis (1/1/2026). Kedatangan ratusan wisman ini menandai dimulainya tahun baru dengan harapan baru bagi sektor pariwisata Kepri.
Para wisman tiba menggunakan Kapal Ferry Wan Seri Beni dari Singapura dan disambut secara seremonial dengan pemakaian Tanjak, topi khas Melayu, serta persembahan Tari Kreasi Melayu. Penyambutan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memberikan kesan mendalam.
Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.
“Hal ini menjadi tanda penghormatan dengan nuansa budaya Melayu untuk memberi pengalaman berkesan bagi wisman saat pertama kali menginjakkan kaki di Bumi Segantang Lada,” ujar Gubernur Ansar usai menyambut kedatangan wisman perdana di Bintan.
Beberapa wisman yang mendapatkan penyambutan simbolis antara lain pasangan Mr. Kimura Noriaki dan Mrs. Kimura Tsukihashi Tomoko dari Jepang, Mr. Kannenberg Danniel-Leander dan Mrs. Bierschenk Laura dari Jerman, serta Mr. Karthikvenkatnarayan Kaundinya dan Mrs. Margrette Karthik Kaundinya dari India.
Target Peningkatan Kunjungan Wisman 2026
Gubernur Ansar berharap kedatangan wisman perdana ini menjadi momentum positif untuk peningkatan kunjungan wisman sepanjang tahun 2026, khususnya di Bintan dan Kepri secara umum. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, jumlah kunjungan wisman ke Kepri telah mencapai 1,6 juta orang selama periode Januari-Oktober, dengan target 1,7 juta wisman hingga Desember 2025.
“Kunjungan wisatawan ke Bintan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Tidak hanya di kawasan Lagoi, tapi di beberapa destinasi wisata lain juga terus kita dorong untuk menjadi magnet wisata lokal maupun internasional,” ungkap Ansar, menegaskan komitmen pemerintah daerah.
Pariwisata sebagai Tulang Punggung Ekonomi Bintan
Sementara itu, Bupati Bintan Robi Kurniawan menyampaikan fokus pihaknya terhadap peningkatan pariwisata sebagai sektor utama penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bintan. Pemerintah Kabupaten Bintan terus berupaya memperbanyak agenda wisata untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Mureks mencatat bahwa strategi ini krusial mengingat kontribusi sektor pariwisata yang sangat besar.
“70 persen PAD Bintan ditopang sektor pariwisata,” ujar Robi, menyoroti pentingnya sektor ini bagi perekonomian lokal.
Sepanjang tahun 2025, jumlah kunjungan wisman ke Bintan tercatat sebanyak 201.312 orang, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 200 ribu orang. Beberapa objek wisata favorit di Bintan meliputi kawasan wisata Lagoi, Pantai Trikora, hingga Gurun Pasir Telaga Biru.






