Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menegaskan komitmennya untuk mengakuisisi Greenland. Trump menyatakan tidak akan gentar menempuh berbagai cara, baik yang mudah maupun sulit, demi mewujudkan tujuan tersebut. Pernyataan ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di wilayah Arktik.
“Saya ingin membuat kesepakatan, Anda tahu, dengan cara yang mudah. Tetapi jika kita tidak melakukannya dengan cara yang mudah, kita akan melakukannya dengan cara yang sulit,” ujar Trump dalam sebuah pertemuan dengan para eksekutif perusahaan minyak di Gedung Putih, Sabtu (10/1/2026).
Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id
Trump menekankan bahwa penguasaan pulau yang kaya mineral itu sangat krusial bagi keamanan nasional AS. Menurutnya, langkah ini menjadi respons terhadap peningkatan aktivitas militer Rusia dan China yang semakin intens di kawasan Arktik.
Wacana akuisisi Greenland oleh AS bukan kali pertama mencuat. Sebelumnya, pada Rabu (7/1), Sekretaris Pers Karoline Leavitt telah mengungkapkan bahwa opsi penggunaan kekuatan militer sempat dipertimbangkan.
“Presiden Trump telah menyatakan dengan jelas bahwa mengakuisisi Greenland adalah prioritas keamanan nasional Amerika Serikat, dan sangat penting untuk mencegah musuh kita di wilayah Arktik,” kata Leavitt dalam pernyataan yang dilansir AFP.
Leavitt menambahkan bahwa Presiden Trump dan timnya terus mengkaji berbagai opsi terbaik untuk mencapai tujuan kebijakan luar negeri yang penting ini. “Tentu saja, penggunaan militer AS selalu menjadi pilihan yang tersedia bagi panglima tertinggi,” tegasnya.
Catatan Mureks menunjukkan, isu akuisisi Greenland oleh Amerika Serikat telah menjadi perbincangan hangat di kancah internasional, terutama mengingat posisi strategis dan kekayaan sumber daya alam di pulau tersebut.






