Internasional

Bank Mandiri dan Kemenhan Perkuat Sinergi, Bangun 5 Jembatan Bailey di Sumatra untuk Pemulihan Bencana

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berkolaborasi dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan) dalam upaya pemulihan konektivitas wilayah Sumatra yang terdampak bencana. Sinergi ini diwujudkan melalui pembangunan lima jembatan bertipe bailey yang diharapkan dapat menjadi solusi sementara bagi daerah terisolir akibat banjir dan tanah longsor.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perseroan sebagai lembaga keuangan milik negara yang mengemban fungsi pencipta nilai sosial. Menurutnya, Bank Mandiri berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mempercepat penanganan dampak bencana, sekaligus memastikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan secara berkelanjutan.

Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Kehadiran Jembatan Bailey dipilih karena karakteristiknya yang adaptif, mudah dipasang, serta dapat dipindahkan sesuai kebutuhan di lapangan. Jembatan ini diharapkan mampu menjadi solusi efektif sebelum pembangunan infrastruktur permanen dapat direalisasikan.

Sinergi Lintas Sektor untuk Penanganan Bencana

Riduan menegaskan, kolaborasi antara Bank Mandiri dan Kemenhan mencerminkan sinergi lintas sektor dalam merespons kebutuhan mendesak masyarakat di wilayah terdampak bencana. “Sinergi ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam mempercepat penanganan bencana. Jembatan Bailey dipilih karena instalasinya relatif cepat dan sangat sesuai untuk kondisi wilayah terdampak, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Riduan dalam keterangan resmi pada Sabtu (3/1/2026).

Melalui pembangunan jembatan ini, Bank Mandiri berharap dapat menjadi sarana penghubung vital bagi mobilitas warga, distribusi bantuan, serta akses terhadap layanan publik. Dengan demikian, proses pemulihan sosial dan ekonomi di daerah terdampak dapat berlangsung lebih optimal.

Mureks mencatat bahwa sejak akhir November hingga pertengahan Desember 2025, Bank Mandiri telah menyalurkan dan menyiapkan lebih dari 288.889 paket bantuan. Bantuan tersebut disalurkan ke wilayah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, meliputi sembako, obat-obatan, keperluan wanita dan balita, selimut, genset, air bersih, kasur lipat, dan pakaian layak pakai. Konsistensi ini menegaskan peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah yang terus hadir dan bergerak cepat.

Dukungan Berkelanjutan dan Relawan Tanggap Bencana

Selain pembangunan jembatan, Bank Mandiri juga aktif mendukung pembangunan 600 unit Hunian Danantara (Huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang pada awal tahun. Komitmen ini diperkuat dengan pengiriman Relawan Mandiri Tanggap Bencana gelombang kedua.

Relawan yang tergabung pada batch kedua ini berasal dari lintas unit bisnis dan kantor wilayah, termasuk Mandiri Emergency Response Unit (Team MERU) Mandiri Club. Mereka bertugas menggantikan relawan tahap awal di Kabupaten Gayo Luwes.

Di lapangan, para Relawan Mandiri Tanggap Bencana tidak hanya membantu pendistribusian logistik dan bantuan, tetapi juga bertanggung jawab terhadap operasional posko tanggap bencana. Posko tersebut meliputi dapur umum, layanan kesehatan, pendidikan, serta program trauma healing bagi masyarakat terdampak.

Mureks