Berita

Atlet Terjun Payung Widiasih Ditemukan Tewas Setelah Empat Hari Hilang di Laut Pangandaran

Atlet terjun payung, Widiasih, ditemukan tewas setelah empat hari pencarian intensif di perairan Pangandaran, Jawa Barat. Jenazah korban ditemukan oleh seorang nelayan pada Jumat (2/1/2026) pagi, mengakhiri upaya pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan.

Penemuan jenazah Widiasih terjadi sekitar pukul 06.48 WIB di sekitar Keramba Susi, Pantai Timur Pangandaran. Korban ditemukan dalam kondisi tengkurap dan masih mengenakan pakaian lengkap terjun payung, seperti yang dilaporkan oleh tim redaksi Mureks.

Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Ketua SAR Barakuda Pangandaran, Sakio Andrianto, membenarkan penemuan jenazah tersebut. Informasi awal diterima dari seorang nelayan yang sedang mencari keong laut di area tersebut.

Kronologi Penemuan Jenazah Widiasih

“Kami mendapatkan informasi dari nelayan pencari keong di sekitar Pantai Timur Pangandaran blok Keramba Susi,” ucap Sakio, seperti dilansir detikJabar.

Setelah menerima laporan, tim SAR Gabungan Pangandaran yang sebelumnya berfokus pada pencarian di sekitar Pantai Batukaras, segera meluncur ke lokasi penemuan jenazah. Sakio menjelaskan bahwa Anwar, seorang nelayan asal Cilacap, adalah orang pertama yang menemukan korban saat melewati keramba.

“Ditemukan Anwar, nelayan Cilacap. Ia menghubungi nelayan Batukaras dan Ketua Rukun Nelayan (RN), karena kejadiannya masuk wilayah tersebut. Kemudian kami langsung koordinasi untuk evakuasi,” tambah Sakio.

Widiasih sebelumnya dilaporkan hilang setelah mengalami kecelakaan saat melakukan terjun payung di Pantai Batukaras, Pangandaran. Insiden ini memicu pencarian besar-besaran selama empat hari hingga akhirnya jenazah korban ditemukan.

Mureks