Jumat, 02 Januari 2026, menjadi penanda berakhirnya era kepemimpinan Warren Buffett di Berkshire Hathaway. Investor legendaris berusia 95 tahun itu resmi pensiun dari jabatannya sebagai CEO, menyerahkan tongkat estafet kepada Greg Abel yang mulai efektif menjabat pada Kamis, 1 Januari 2026.
Pada hari terakhir Buffett menjabat, saham Berkshire Hathaway ditutup melemah. Saham kelas A terkoreksi US$ 600 atau sekitar 0,1% menjadi US$ 754.800, sementara saham kelas B turun US$ 1,06 atau 0,2% menjadi US$ 502,65. Penurunan ini terjadi di tengah pelemahan indeks S&P 500 yang juga turun 0,7% pada periode yang sama.
Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.
Bagi investor yang telah memegang saham Berkshire sejak 1965, saat Buffett mengambil alih perusahaan, imbal hasil yang diraih mencapai sekitar 6.100.000%. Angka ini jauh melampaui kenaikan S&P 500 yang tercatat sekitar 46.000%, termasuk dividen. Mureks mencatat bahwa kinerja jangka panjang Berkshire Hathaway di bawah kepemimpinan Buffett memang luar biasa, menjadikannya salah satu investasi paling menguntungkan dalam sejarah.
Meskipun indeks pasar saham mengungguli Berkshire pada tahun 2025 dan dalam satu dekade terakhir, konglomerasi senilai US$ 1,08 triliun ini tidak pernah mencatatkan tahun dengan kinerja negatif. Hal ini terjadi di tengah tantangan Buffett dalam mencari akuisisi baru. Berkshire Hathaway memiliki beragam anak usaha, mulai dari perusahaan asuransi Geico, operator kereta api BNSF, puluhan bisnis manufaktur dan energi, hingga merek ritel seperti Brooks, Dairy Queen, Fruit of the Loom, dan See’s Candies. Hingga akhir September, perusahaan tercatat memiliki US$ 381,7 miliar kas dan setara kas.
Profil Greg Abel, Penerus Tahta Buffett
Greg Abel, yang kini berusia 63 tahun, bergabung dengan Berkshire Hathaway pada tahun 2000 setelah perusahaan mengakuisisi MidAmerican Energy, yang kini dikenal sebagai Berkshire Hathaway Energy. Sejak tahun 2018, ia menjabat sebagai wakil ketua yang bertanggung jawab mengelola bisnis non-asuransi Berkshire.
Meski pensiun dari posisi CEO, Warren Buffett akan tetap menjabat sebagai chairman dan berencana untuk tetap datang setiap hari ke kantor Berkshire di Omaha, Nebraska, untuk membantu Abel dalam transisi kepemimpinan. Wakil Ketua Ajit Jain akan terus mengawasi operasional harian bisnis asuransi, sementara Abel akan melanjutkan pengawasan bisnis BNSF, manufaktur, dan energi. Adam Johnson, CEO unit pesawat jet mewah NetJets, akan secara langsung membawahi bisnis produk konsumen, jasa, dan ritel Berkshire.
Hingga saat ini, Berkshire belum mengumumkan siapa yang akan mengambil alih pengelolaan portofolio saham perusahaan, yang per 30 September bernilai US$ 283,2 miliar dan mencakup kepemilikan di Apple dan American Express. Sebelumnya, Todd Combs dan Ted Weschler disebut-sebut sebagai kandidat penerus, namun Combs bulan ini telah pindah ke JPMorgan Chase. Buffett sendiri sebelumnya pernah menyatakan pada Mei 2024 bahwa Abel juga memiliki kapabilitas untuk menangani peran tersebut.






