Planetarium Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, kembali menjadi magnet bagi warga ibu kota. Sejak dibuka kembali untuk umum pada 25 Desember 2025 lalu, fasilitas edukasi astronomi ini ramai diserbu pengunjung, terutama di masa libur awal tahun ini.
Salah satu pengunjung, Siska (25), mengungkapkan apresiasinya terhadap langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menghidupkan kembali Planetarium setelah 13 tahun vakum. Ia berterima kasih kepada Gubernur Jakarta, Pramono Anung, karena telah menyediakan alternatif wisata yang bermanfaat bagi warga.
Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!
“Oh pasti dong. Terima kasih Pak Gubernur, senang, senang sekali ada tempat seperti Planetarium. Untung ya, maksudnya ini diadakan lagi gitu dan harus sih,” kata Siska saat ditemui usai menikmati Teater Bintang di Planetarium, Sabtu (3/1/2026).
Menurut Siska, Planetarium adalah pilihan wisata edukasi yang penting di Jakarta. Ia merasa senang karena kini bisa menikmati liburan yang lebih bermanfaat, tidak melulu harus ke pusat perbelanjaan.
“Maksudnya kan biar kita enggak liburannya cuman shopping ke mal, yang gitu-gitu doang kan. Kan kayak gini ada edukasinya, ada manfaatnya,” ujarnya.
Siska bersama rekannya, Wina (24), mengaku sengaja membeli tiket secara daring dan ini adalah kunjungan pertama mereka ke Planetarium. “Pertama kali. Karena kan emang 13 tahun itu ya tutup,” ucap Siska.
Pengalaman pertamanya ini membuat Siska kagum. “Happy banget,” katanya. Ia menceritakan, pertunjukan Teater Bintang mempresentasikan visual alam semesta yang memukau, membawa penonton dalam perjalanan melintasi planet dan galaksi.
“Tadi pertama tuh kita dari cerita dari bunga ya, terus tuh kita menjelajah juga ke laut, terus habis itu terakhir banget itu terkait alam semesta. Terus planet-planet, matahari, banyak banget sih itu,” cerita Siska.
Pada kesempatan yang sama, Wina menambahkan bahwa informasi yang disajikan dalam pertunjukan sangat bermanfaat untuk semua usia, bukan hanya pelajar.
“Tetap ada informasi barunya. Maksudnya kan beberapa dari kita kayak cuma ‘oh tahu sebatas galaksi kita doang’, cuma di situ juga di-share gimana ‘oh ada lho super galaksi lokal’ gitu,” tutur Wina. Ia juga menyebut adanya sentuhan ilmu fisika dan kimia. “Tadi juga ada yang ilmu-ilmu semacam fisika, kimia-nya gitulah dikit-dikit,” lanjutnya.
Wina berharap pemerintah dapat memperbanyak tempat wisata edukasi serupa yang menarik dan mudah diakses masyarakat. “Setuju banget untuk diperbanyak ya teman-tempat seperti ini. Itu tadi kita ngomong soal kayak gini, ‘ih kalau dekat rumah ke sini tiap minggu, enak ya’ gitu,” imbuh Wina.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, secara resmi membuka kembali Planetarium Jakarta di Taman Ismail Marzuki (TIM) pada Selasa (23/12) lalu. Mureks mencatat bahwa Pramono Anung memberikan akses gratis selama tiga bulan khusus untuk pelajar.
“Setelah lebih dari 13 tahun, sejak tahun 2012, Planetarium yang digagas oleh Bang Ali Sadikin, alhamdulillah hari ini bisa dihidupkan kembali,” ujar Pramono saat berkunjung ke lokasi.
Ia menjelaskan bahwa Planetarium kini telah diperbarui dengan fasilitas modern dan teknologi terkini, termasuk AI interaktif dengan wajah gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. Fitur ini memungkinkan pengunjung berinteraksi dan memperoleh pengalaman belajar yang lebih menarik.






