Wakil Ketua MPR RI sekaligus Anggota Komisi XII DPR RI, Eddy Soeparno, menyatakan optimismenya terhadap langkah pemerintahan Presiden Prabowo dalam mendorong swasembada energi. Kebijakan ini dinilai strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Menurut Eddy, swasembada energi merupakan kunci untuk menekan ketergantungan Indonesia terhadap energi fosil, termasuk mengurangi impor Bahan Bakar Minyak (BBM). Langkah ini juga krusial dalam upaya menekan emisi karbon demi mencapai target Net Zero Emission pada tahun 2060.
Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Potensi EBT dan Peran Batu Bara dalam Transisi
Dalam masa transisi menuju energi bersih, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya, energi bayu (angin), serta panas bumi. Mureks mencatat bahwa sumber daya alam untuk energi-energi tersebut sangat berlimpah di Tanah Air.
Meski demikian, Eddy Soeparno menekankan bahwa penggunaan energi fosil seperti batu bara masih dibutuhkan. Batu bara memiliki tingkat keandalan yang tinggi dan perannya vital selama periode transisi energi ini berlangsung.
Pernyataan Eddy Soeparno ini disampaikan dalam dialognya bersama Shafinaz Nachiar di program Squawk Box, CNBC Indonesia, pada Rabu, 31 Desember 2025.






