Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjamu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam sebuah pesta Malam Tahun Baru yang meriah. Acara tersebut diselenggarakan di resor mewah Mar-a-Lago milik Trump pada Rabu malam (31/12) waktu setempat, Kamis (01/01/2026) dini hari WIB.
Netanyahu diketahui telah tiba di kediaman Trump di Palm Beach, Florida, sejak Senin pekan ini. Dalam pesta tersebut, Netanyahu terlihat berdampingan dengan Trump, yang mengenakan tuksedo, seperti yang diunggah oleh influencer konservatif Michael Solakiewicz.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Sebelumnya, Trump sempat berkelakar mengenai kehadiran Netanyahu di pesta pada Senin. Tujuan awal kunjungan Netanyahu ke Gedung Putih saat itu adalah untuk membahas gencatan senjata di Jalur Gaza serta berbagai isu geopolitik regional di Timur Tengah.
Selain Netanyahu, daftar tamu pesta mewah Trump mencakup sejumlah pendukung setia, seperti Rudy Giuliani dan miliarder Uni Emirat Arab Hussain Sajwani, beserta kedua putranya, Eric dan Don Jr. Beberapa pejabat senior pemerintahannya juga hadir, termasuk Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem dan Wakil Kepala Staf Gedung Putih Dan Scavino.
Kritik di Tengah Konflik Gaza
Kehadiran Netanyahu di pesta Trump ini berlangsung di tengah meningkatnya kritik terhadap sikap bias Amerika Serikat dalam konflik Israel dan Palestina. Terutama, sorotan tajam tertuju pada agresi brutal Tel Aviv ke Gaza yang telah berlangsung sejak Oktober 2023 lalu.
Mureks mencatat bahwa gencatan senjata Gaza antara Hamas-Israel yang dicapai pada Oktober lalu memang merupakan imbas keterlibatan Trump. Pencapaian ini bahkan menjadi salah satu capaian utama Trump pada tahun pertama periode keduanya kembali berkuasa di Gedung Putih tahun ini.
Namun, sejumlah pejabat Gedung Putih menyuarakan kekhawatiran bahwa Netanyahu sengaja mengulur-ulur waktu gencatan senjata. Hal ini diduga karena Israel tidak terlalu ingin mengakhiri agresinya di Gaza.
Pekan ini, Trump mengecilkan laporan mengenai ketegangan dengan Netanyahu terkait tahap kedua gencatan senjata. Ia menyatakan bahwa Israel telah “memenuhi” komitmennya dan bahwa tanggung jawab kini berada di pihak kelompok militan Palestina, Hamas. Sejalan dengan sikap perdana menteri Israel, Trump mengatakan dirinya “tidak khawatir dengan apa pun yang dilakukan Israel.”
Pembicaraan pekan ini menandai pertemuan kelima antara kedua pemimpin di Amerika Serikat sejak Trump kembali berkuasa tahun ini.





