Internasional

Bundamedik Optimistis Kembangkan Layanan RS dengan AI, Targetkan 1.000 Tempat Tidur pada 2026

Presiden Commissioner PT Bundamedik Tbk (BMHS), Ivan Rizal Sini, menyatakan optimismenya terhadap prospek pengembangan layanan rumah sakit BMHS. Perusahaan ini aktif mengembangkan fasilitas layanan bayi tabung (Morula IVF), Neonatal Intensive Care Unit (NICU), kehamilan risiko tinggi (high-risk pregnancy), serta layanan diagnosis.

Pengembangan ini didorong oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan fertilitas dan kesehatan kritis. Menurut Ivan Rizal Sini, investasi strategis dalam layanan kritis di BMHS telah melalui proses analisis mendalam, dengan tetap memperhitungkan berbagai potensi risiko yang ada.

Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Investasi tersebut mencakup pemanfaatan teknologi digitalisasi, termasuk Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam dunia kesehatan. Mureks mencatat bahwa implementasi AI ini juga sangat menekankan penguatan keamanan data pasien, sebuah aspek krusial dalam layanan medis modern.

Pada tahun 2026, BMHS menargetkan peningkatan kapasitas layanan hingga 1.000 tempat tidur. Langkah ini bertujuan untuk memaksimalkan kapasitas aset yang telah dimiliki serta memastikan keamanan pendanaan yang memadai untuk mendukung ekspansi bisnis perusahaan ke depan.

Strategi pengembangan bisnis rumah sakit ini sempat dibahas lebih lanjut oleh Ivan Rizal Sini dalam dialog bersama Sarah Ariantie di program Closing Bell, CNBC Indonesia, pada Senin, 22 Desember 2025.

Mureks