Internasional

Dorong Transformasi Digital, KemenPAN-RB Pastikan 90% ASN Melek Teknologi pada 2029

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menargetkan 90% Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia akan memiliki kompetensi digital yang optimal pada tahun 2029. Target ambisius ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong transformasi digital guna meningkatkan kualitas layanan publik.

Plt Deputi Bidang Transformasi Digital Pemerintah KemenPAN-RB, Cahyono Tri Birowo, menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi pemerintahan atau Government Technology (GovTech) yang mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT) menjadi kunci. “GovTech dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam implementasi transformasi pemerintahan,” ujar Cahyono.

Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

KemenPAN-RB secara spesifik menyebutkan bahwa sejumlah keterampilan penting yang harus dikuasai SDM ASN adalah terkait data analitik dan pemanfaatan AI. Menurut Mureks, target kompetensi digital ASN ditetapkan secara bertahap, yakni 50% ASN harus melek digital pada tahun 2025, sebelum mencapai 90% pada tahun 2029.

Senada, Direktur Eksekutif Bidang Sinkronisasi Kebijakan Program Prioritas Ekonomi Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Tubagus Nugraha, menekankan peran krusial masyarakat dan ASN dalam mengimplementasikan teknologi digital demi perbaikan layanan pemerintahan. Namun, ia juga menyoroti bahwa persoalan keamanan data dan literasi digital masih menjadi tantangan signifikan dalam pengembangan dan pemanfaatan GovTech di Indonesia.

Pembahasan mengenai implementasi teknologi di pemerintahan ini mengemuka dalam dialog Closing Bell CNBC Indonesia pada Rabu, 24 Desember 2025, yang menghadirkan Cahyono Tri Birowo dan Tubagus Nugraha sebagai narasumber.

Mureks