Toyota bersiap meluncurkan versi terbaru mobil listrik C-HR yang digadang sebagai kendaraan listrik (EV) dengan harga kompetitif. Model anyar ini dijadwalkan hadir di pasar global mulai tahun ini, mengisi kelas di bawah Toyota bZ4X.
Langkah ini merupakan strategi Toyota di tengah ketatnya persaingan dan melemahnya tren mobil listrik di pasar global. Pabrikan berupaya menghadirkan produk yang dapat menjangkau lebih banyak konsumen dengan menyulap C-HR, yang sebelumnya merupakan mobil hybrid, menjadi sepenuhnya EV.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id
Strategi pemasaran Toyota C-HR EV juga berbeda dari lini mobil listrik Toyota lainnya. Di beberapa negara, model ini dikabarkan akan hadir dalam opsi varian terbawah dengan harga paling kompetitif, menggunakan baterai berkapasitas lebih kecil.
“C-HR EV versi Eropa mencakup tipe berpenggerak roda depan dan pakai baterai bermaterial Lithium Iron Phosphate (LFP),” tulis laporan Insideevs, dikutip Selasa (06/01). Penggunaan baterai LFP ini diyakini berperan penting dalam menekan banderol C-HR di pasaran, mengingat harga material LFP umumnya lebih murah dibandingkan Lithium Ion.
Sebelumnya, saat perkenalan, Toyota menyebutkan material baterai yang digunakan untuk C-HR adalah Lithium Ion dengan pilihan kapasitas 57,7 kWh atau 77 kWh. Namun, untuk varian terjangkau, LFP menjadi pilihan.
Setelah debut di Eropa, Toyota C-HR EV akan dipasarkan ke berbagai negara lain secara bertahap mulai tahun 2026. Mureks mencatat bahwa model ini dijadwalkan hadir di pasar Australia pada pertengahan tahun 2027.
Toyota C-HR EV dibangun di atas platform TNGA yang sama seperti bZ4X, sehingga spesifikasinya disebut tidak berbeda jauh. Perbedaan utamanya terletak pada kelapangan kabin, di mana Toyota bZ4X memiliki interior yang lebih lapang ketimbang C-HR.
Apabila hadir di Indonesia, Toyota C-HR akan menambah variasi Sport Utility Vehicle (SUV) bertenaga listrik yang dipasarkan PT Toyota Astra Motor (TAM). Saat ini, Toyota telah memiliki dua model mobil listrik untuk konsumen, yakni bZ4X dan Urban Cruiser. Toyota bZ4X sendiri sudah mulai dirakit lokal sebagai bentuk komitmen jangka panjang, yang berhasil menekan harganya di bawah Rp 1 miliar berkat keputusan Completely Knocked Down (CKD).






