Berita

Strategi Cerdas Tini: Berburu Baju Lebaran di Tanah Abang Jauh Hari Demi Harga Miring

Pusat grosir tekstil dan pakaian Tanah Abang, Jakarta Pusat, mulai menunjukkan geliatnya dua bulan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ribuan pengunjung memadati lorong-lorong pasar, berburu pakaian Muslim dan perlengkapan salat untuk menyambut hari kemenangan. Salah satu di antaranya adalah Tini (52), warga asal Jakarta Utara, yang datang bersama kedua anaknya.

Bagi Tini, berbelanja jauh hari adalah strategi jitu. Ia mengaku tengah menyicil sejumlah perlengkapan hari raya untuk menghindari keramaian dan kenaikan harga yang biasa terjadi mendekati Lebaran. “Mukena sih. Mukena, sajadah, perlengkapan Salat ya,” ujar Tini kepada tim redaksi Mureks, Rabu (7/1/2026).

Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Berburu Gamis Brokat Unik dan Seragam Keluarga

Tak hanya perlengkapan salat, Tini juga berencana membeli gamis untuk hari raya. Ia memiliki selera khusus dan ingin gamis tersebut seragam dengan kedua anaknya. “Kalau aku sih ngambilnya ya brokat juga, tapi modelnya dia brokatnya timbul nih agak kayaknya lain dari yang lain deh. Warnanya soft, putih tulang. Kita ngambil tuniknya, kebaya tunik luar,” jelasnya, menggambarkan detail pilihan busananya.

Pengalaman masa lalu menjadi pelajaran berharga bagi Tini. Ia menegaskan bahwa berbelanja mepet hari H Lebaran hanya akan membatasi pilihan dan membuat pengeluaran membengkak. “Iya, soalnya sudah pernah buat pelajaran ya, kalau mepet tuh nggak bisa milih. Bahannya juga, modelnya juga, harganya juga udah tinggi,” ungkapnya.

Trik Jitu Mendapatkan Harga Miring di Tanah Abang

Menurut Tini, berbelanja di Tanah Abang menawarkan kenyamanan lebih dibandingkan pusat perbelanjaan lain, terutama dari segi harga yang lebih terjangkau dan pilihan yang lebih beragam. Ia bahkan memiliki trik tersendiri untuk mendapatkan harga terbaik.

“Survei harga ternyata nggak menarik nih. Kita ke tempat lain terus tanya lagi harganya. Yang lain lebih tinggi, kita balik lagi kesitu. Ini lagi mau coba balik lagi nih, harganya lebih miring, beda jauh 50 ribu kan lumayan,” imbuhnya, berbagi tips negosiasi yang ia terapkan. Mureks mencatat bahwa strategi perbandingan harga seperti yang dilakukan Tini ini memang umum diterapkan oleh pembeli cerdas di pusat grosir.

Dengan perencanaan matang dan trik belanja yang cerdas, Tini berharap dapat merayakan Idul Fitri dengan perlengkapan baru tanpa harus menguras kantong terlalu dalam.

Referensi penulisan: news.detik.com

Mureks