Indonesia kembali memiliki wakil di ajang reli paling ekstrem di dunia, Rally Dakar 2026. Selain Julian Johan, sosok Shammie Zacky Baridwan, seorang pereli sekaligus pengusaha dengan passion kuat di dunia adventure off-road, siap membawa Merah Putih ke gurun pasir Arab Saudi. Pria yang akrab disapa Shammie ini akan mewujudkan mimpinya tampil di Rally Dakar 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 3–17 Januari 2026.
Keikutsertaan Shammie bukan sekadar coba-coba, melainkan buah dari ketertarikan dan konsistensinya mengikuti perkembangan ajang reli legendaris tersebut selama bertahun-tahun. Mureks mencatat bahwa ketertarikan Shammie terhadap Rally Dakar tidak muncul karena pengaruh lingkungan sekitar, melainkan dari pengamatan dan kekagumannya terhadap tantangan ekstrem yang ditawarkan reli lintas gurun tersebut, hingga akhirnya menjadikannya sebagai target pribadi.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.
Persiapan Matang dan Pengalaman Berharga
Sebelum melangkah ke Dakar, Shammie tercatat aktif mengikuti berbagai kejuaraan reli, baik di tingkat nasional maupun regional Asia. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam mematangkan kemampuannya menghadapi medan berat khas Rally Dakar. Kerasnya medan Asia Cross Country Rally (AXCR) di Thailand, misalnya, pernah ia taklukkan, sekaligus menjadi bukti tekad dan kepiawaiannya di balik kemudi mobil reli.
Dalam keterangan resminya, Shammie yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Land Rover Club Indonesia menegaskan bahwa tahun ini merupakan momen yang tepat baginya untuk tampil di Dakar. “Kalau ditanya alasannya sampai akhirnya tahun ini bisa terwujud, ya saya bisa bilang sudah waktunya tahun ini. Karena memang saya telah memimpikan ini sejak lama, melihat perkembangan Rally Dakar yang begitu menantang, jadi ada ketertarikan tersendiri bagi saya. Dan ini sudah waktunya menurut saya,” ujar Shammie.
Optimisme Menjelang Tantangan Gurun
Menjelang hari pertama Rally Dakar 2026, Shammie menjalani sesi latihan intensif bersama tim Compagnie Saharienne asal Prancis di Maroko, Afrika Utara. Latihan tersebut dilakukan untuk mengenal lebih dalam karakter mobil reli yang akan digunakannya, yakni Toyota Bundera, SUV tangguh asal Jepang yang siap melibas pasir Arab Saudi. Ia akan didampingi oleh navigator Ignas Daunoravicius.
“Insya Allah kita selalu optimistis untuk hasil yang terbaik, karena kita sudah beradaptasi dengan mobil, dan navigator saya Ignas Daunoravicius, sehingga hal ini akan memudahkan saya dalam balapan,” tambah Shammie.
Balapan di gurun Arab Saudi tentu bukan perkara mudah. Kontur pasir yang berubah-ubah, suhu ekstrem, serta bentangan gurun luas yang menantang akan menjadi ujian tersendiri bagi setiap pereli. Meski demikian, dengan membawa semangat Merah Putih, Shammie optimistis mampu menyelesaikan setiap etape dengan baik.
“Drive to Survive until Finish, berusaha menjaga mobil tetap prima, menyiapkan kondisi fisik yang maksimal, serta mengendalikan mobil reli dengan treatment ekstra hati-hati agar bisa menyelesaikan setiap etape yang diberikan,” pungkasnya, menunjukkan tekad kuatnya untuk bertahan hingga garis finis.






