Unggahan di media sosial kembali menyoroti kondisi jalan Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) setelah sejumlah pengendara mengeluhkan pecah ban beruntun. Insiden ini diduga kuat akibat lubang di beberapa titik ruas tol tersebut, memicu kekhawatiran di kalangan pengguna jalan.
Informasi mengenai kejadian ini pertama kali dibagikan oleh akun Instagram @kangsefi. Pemilik akun melaporkan bahwa kendaraannya mengalami pecah ban di bagian depan dan belakang saat melintas di Tol Cipali arah Cirebon. “Di belakang ada dua mobil juga, jadi total ada tiga mobil yang sama-sama pecah ban,” tulis pemilik akun dalam unggahannya, menggambarkan situasi yang dialami secara berdekatan.
Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id
Mureks mencatat bahwa kondisi jalan berlubang disebut cukup banyak dan dalam, terutama di rentang Kilometer (KM) 129 hingga KM 140. Lubang-lubang tersebut diduga menjadi penyebab utama kerusakan ban yang dialami sejumlah kendaraan dalam waktu berdekatan pada Rabu, 7 Januari 2026.
Unggahan tersebut sontak menuai perhatian luas dari warganet, khususnya para pengguna Tol Cipali. Mereka mendesak pengelola jalan tol untuk segera melakukan perbaikan dan meningkatkan kewaspadaan di lapangan demi keselamatan pengguna jalan.
Tanggapan Pengelola Tol Cipali
Menanggapi keluhan tersebut, PT Lintas Marga Sedaya, selaku pengelola Ruas Tol Cipali, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna jalan. Pihak pengelola menjelaskan bahwa munculnya lubang di beberapa titik dipengaruhi oleh cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.
“Penanganan dan bantuan di lapangan terhadap pengguna jalan yang mengalami kendala pecah ban pada Rabu, 7 Januari 2026, telah dilakukan sesuai prosedur,” ujar Ardam Rafif Trisilo, Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, dalam keterangannya saat dihubungi pada Kamis, 8 Januari 2026.
Sebagai langkah antisipasi dan mitigasi risiko, pengelola memastikan telah memasang rambu peringatan di area-area yang teridentifikasi mengalami kerusakan. Selain itu, tim perawatan rutin dikerahkan setiap hari berdasarkan pemetaan titik jalan bermasalah, serta melakukan penyisiran berkala untuk mendeteksi potensi lubang baru.
Astra Infra juga mengingatkan pengguna jalan agar tetap waspada dan menyesuaikan kecepatan kendaraan, terutama saat melintas di jalur dengan kondisi cuaca kurang bersahabat. Bagi pengguna jalan yang mengalami gangguan kendaraan di Ruas Tol Cipali, mulai dari KM 72 hingga KM 188 Tol Trans Jawa, pengelola menyediakan layanan bantuan melalui call center Astra Infra Toll Road Cikopo–Palimanan di nomor (0260) 7600 600 atau melalui WhatsApp 0811-2347-600.





