Otomotif

Shammie Zacky Baridwan: “Sudah Waktunya” Indonesia Kembali Berlaga di Rally Dakar 2026

Pebalap reli kebanggaan Indonesia, Shammie Zacky Baridwan, mengukir sejarah baru dengan berlaga di ajang Rally Dakar 2026 yang berlangsung di Arab Saudi. Kehadirannya menandai kembalinya wakil Merah Putih setelah absen selama 14 tahun dalam kejuaraan reli dua alam paling bergengsi di dunia tersebut.

Ajang yang telah dimulai sejak 3 Januari dan dijadwalkan berakhir pada 17 Januari mendatang ini merupakan perwujudan mimpi besar bagi Shammie. Pria yang akrab disapa Shammie ini telah lama menantikan namanya tercatat sebagai bagian dari sejarah Rally Dakar.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.

Mimpi Lama yang Terwujud

Bukan sekadar dorongan dari lingkungan sekitar, Shammie memang memiliki kecintaan mendalam terhadap balap reli. Untuk mempersiapkan debutnya di Rally Dakar 2026, ia telah beberapa kali mengikuti kompetisi skala nasional hingga regional Asia, termasuk Asia Cross Country Rally (AXCR) di Thailand.

“Kalau ditanya alasannya sampai akhirnya tahun ini bisa terwujud, ya saya bisa bilang sudah waktunya tahun ini. Karena memang saya telah memimpikan ini sejak lama, melihat perkembangan Rally Dakar yang begitu menantang, jadi ada ketertarikan tersendiri bagi saya. Dan ini sudah waktunya menurut saya,” ujar Shammie dalam keterangan resmi yang diterima tim redaksi Mureks.

Optimisme di Gurun Arab Saudi

Kemampuan Shammie di balik kemudi tidak perlu diragukan lagi. Selain sebagai pebalap, ia juga menjabat sebagai Ketua Umum Land Rover Club Indonesia, menunjukkan rekam jejaknya di dunia otomotif.

Dalam Rally Dakar 2026, Shammie tergabung dengan tim Compagnie Saharienne asal Prancis yang berbasis di Maroko, Afrika Utara. Ia mengandalkan tunggangan Toyota Bundera untuk melintasi berbagai medan berat dan menantang selama berhari-hari.

“Insya Allah kita selalu optimistis untuk hasil yang terbaik, karena kita sudah beradaptasi dengan mobil, dan navigator saya Ignas Daunoravicius, sehingga hal ini akan memudahkan saya dalam balapan,” tambah Shammie, menunjukkan keyakinannya terhadap persiapan tim.

Shammie tidak menampik bahwa balapan di atas gurun Arab Saudi bukanlah hal mudah. Kontur pasir yang dinamis, ditambah dengan pemandangan gurun luas yang menakjubkan, akan menjadi tantangan tersendiri selama pertarungan.

Strategi utamanya adalah menjaga performa kendaraan dan fisik. “Drive to Survive until Finish, berusaha menjaga mobil prima, kemudian menyiapkan kondisi fisik yang prima juga, serta mengendalikan mobil rally ini dengan treatment yang ekstra hati-hati agar bisa menyelesaikan setiap etape yang diberikan,” pungkas Shammie.

Jejak langkah Shammie di Rally Dakar 2026 ini menjadi pertanda sangat positif bagi dunia otomotif Indonesia. Mureks mencatat bahwa partisipasinya mengakhiri penantian panjang 14 tahun, sekaligus membuka harapan baru bagi atlet reli Tanah Air di kancah internasional.

Mureks