Kementerian Pertahanan Rusia merilis sisa-sisa drone yang diklaim berhasil ditembak jatuh saat menangkis dugaan serangan Ukraina terhadap kediaman Presiden Vladimir Putin. Insiden tersebut dilaporkan terjadi di Wilayah Novgorod pada 31 Desember 2025, dengan video sisa-sisa drone dirilis pada Jumat (2/1/2026).
Kremlin sebelumnya telah mengecam dugaan serangan pesawat nirawak ini sebagai “tindakan teroris” dan “serangan pribadi terhadap presiden”. Menurut otoritas setempat, sebanyak 91 unit drone yang datang berhasil ditembak jatuh. Namun, Moskow mengakui tidak dapat menyertakan bukti visual karena seluruh drone disebut sudah dihancurkan.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.
Mureks mencatat bahwa lokasi dan aktivitas pribadi Presiden Rusia dikenal sangat dirahasiakan. Citra satelit yang dirilis sebelumnya menunjukkan kompleks kediaman Vladimir Putin di Roshchino, Wilayah Novgorod, Rusia. Hingga saat ini, Rusia belum mengungkap keberadaan Putin saat insiden dugaan serangan drone tersebut terjadi.
Investigasi yang pernah dipublikasikan oleh mendiang oposisi Alexei Navalny menyebutkan bahwa Putin memiliki kediaman mewah di wilayah Novgorod. Kediaman ini disebut semakin sering digunakan sejak perang Ukraina, karena dinilai lebih aman dan dilindungi oleh sistem pertahanan udara berlapis.
Dalam konteks yang berbeda, Presiden Putin menyampaikan pidato Tahun Baru yang disiarkan pada Rabu waktu setempat. Dalam pidatonya, Putin memberikan pesan khusus kepada pasukan Rusia yang bertempur di Ukraina, menyebut mereka sebagai “pahlawan” dan menekankan bahwa Kremlin percaya penuh pada keberhasilan operasi militer tersebut.






