Akademisi sekaligus pengamat politik, Rocky Gerung, memberikan apresiasi tinggi terhadap pidato Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. Pidato tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP yang berlangsung di Ancol, Jakarta, pada Sabtu (10/1/2026).
Menurut Rocky, Megawati secara lugas mengangkat tiga isu fundamental yang relevan dengan kondisi global saat ini. Isu-isu tersebut meliputi dinamika geopolitik, pentingnya pemeliharaan lingkungan, serta urgensi solidaritas antarmanusia.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Megawati Soroti Isu Global dan Kemanusiaan
“Tiga isu utama, yaitu menghasilkan keadaan dunia yang tanpa kekerasan, yang kedua merawat bumi sebagai ibu pertiwi sekaligus ibu bumi, dan yang ketiga, menghasilkan solidaritas antara manusia,” terang Rocky Gerung saat ditemui di sela-sela Rakernas PDIP.
Rocky menambahkan bahwa Megawati menunjukkan pemahaman mendalam terhadap ketiga isu tersebut. Sebagai contoh, dalam konteks geopolitik, Megawati menyoroti ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Venezuela. Ia menegaskan bahwa setiap negara memiliki hak untuk hidup dalam kedamaian dan berkewajiban untuk menjaga kondisi tersebut.
Lebih lanjut, Rocky Gerung menilai bahwa fokus Megawati pada isu-isu kemanusiaan dan lingkungan melampaui kepentingan politik praktis semata. “Tapi beliau menganggap ada yang lebih penting itu soal kemanusiaan, soal lingkungan, soal persahabatan. Ini saya menikmati kemampuan Ibu Megawati untuk mengambil isu yang betul-betul menjadi isu milenial hari-hari ini,” ujarnya.
Dalam ringkasan Mureks, pandangan Rocky ini menggarisbawahi upaya Megawati untuk mengangkat diskursus politik ke ranah yang lebih universal dan berkelanjutan.
Megawati Tampil Lepas di Hadapan Kader
Rocky Gerung juga mengamati bahwa Megawati tampil sangat lepas dan tanpa beban saat menyampaikan pidatonya di hadapan para kader. Hal ini, menurutnya, memungkinkan Megawati untuk menyampaikan pemikiran-pemikiran yang mungkin selama ini tertahan oleh opini publik.
“Saya tangkap Ibu Megawati bergembira di akhir acara dengan ikut bernyanyi. Jadi, kalau melihat batin beliau itu bersih, dia mudah untuk mengucapkan sesuatu yang ditahan-tahan oleh publik, akhirnya mereka melepaskan,” pungkas Rocky, menggambarkan suasana kebebasan berekspresi yang ditunjukkan oleh pucuk pimpinan partai berlambang banteng tersebut.






