Nasional

Polres Jakut Ungkap Kondisi Korban Selamat Kasus Sekeluarga Tewas di Warakas: “Cukup Stabil”

Kepolisian Resor (Polres) Jakarta Utara memberikan pembaruan mengenai kondisi Abdullah Syauqi Jamaludin (23), satu-satunya korban selamat dalam kasus meninggalnya satu keluarga di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Abdullah saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kanit Resmob Polres Jakarta Utara, Iptu Seno Adji Pradana, menyatakan bahwa kondisi Abdullah cukup stabil meskipun masih dalam penanganan medis. “Yang dirawat saat ini masih dalam penanganan medis oleh kedokteran. Masih menunggu hasil-hasil laboratorium dan lainnya,” ujar Iptu Seno kepada wartawan usai olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Jumat (2/1).

Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.

Iptu Seno menambahkan, “Kondisinya cukup stabil.” Pernyataan ini memberikan sedikit kelegaan di tengah duka mendalam atas tragedi yang menimpa keluarga tersebut. Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri juga telah turun tangan untuk melakukan olah TKP guna mengungkap penyebab pasti kematian.

Menurut Mureks, kasus ini menarik perhatian publik karena melibatkan satu keluarga yang ditemukan tewas secara misterius. Korban meninggal dunia dalam insiden ini adalah Siti Solihah (50) selaku ibu, Afiah Al Adilah Jamaludin (28) sebagai anak pertama, dan Adnan Al Abrar Jamaludin (14) sebagai anak bungsu. Sementara itu, Abdullah Syauqi Jamaludin (23) adalah anak ketiga yang ditemukan selamat.

Para korban pertama kali ditemukan oleh anak kedua keluarga tersebut yang baru pulang kerja sekitar pukul 08.00 WIB. Saat ditemukan, kondisi para korban mengkhawatirkan dengan mulut berbusa, memicu dugaan awal adanya keracunan atau penyebab lain yang masih diselidiki pihak kepolisian.

Mureks