Nasional

Longsor Terjang Jatinangor Sumedang, Satu Pekerja Tewas dan Tiga Lainnya Masih Dicari

Tanah longsor menerjang Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Jumat, 2 Januari 2026, sekitar pukul 14.00 WIB. Insiden ini mengakibatkan satu orang pekerja meninggal dunia dan tiga lainnya masih dalam proses pencarian.

Kepala BPBD Jawa Barat, Teten Ali Mulku Engkun, menjelaskan bahwa peristiwa nahas tersebut terjadi saat tujuh pekerja sedang melakukan penggalian pondasi untuk pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT). Tebing setinggi enam meter yang berada di atas lokasi penggalian tiba-tiba longsor dan menimpa para pekerja.

Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id

Kronologi dan Dampak Longsor

“Kondisi awal 7 pekerja sedang melakukan penggalian pembangunan pondasi bangunan TPT. Namun tiba-tiba tebing yang berada di atasnya longsor menimpa para pekerja dengan ketinggian tebing sekitar 6 meter,” ujar Teten melalui keterangan tertulisnya, Jumat (2/1/2026).

Menurut pantauan Mureks, material longsor menimbun empat dari tujuh pekerja. Satu unit bangunan TPT juga dilaporkan terdampak akibat kejadian ini. Dari total tujuh pekerja, satu orang berhasil selamat tanpa luka, sementara dua lainnya mengalami trauma dan segera dilarikan ke puskesmas terdekat untuk penanganan medis.

Teten menambahkan, satu dari empat korban yang tertimbun telah berhasil ditemukan. Sayangnya, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan langsung dievakuasi ke RS AMC. “Satu orang telah ditemukan meninggal dunia, korban dibawa ke RS AMC, 3 orang tertimbun dan masih dalam pencarian,” kata Teten.

Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap tiga korban lainnya yang masih tertimbun material longsor. Proses evakuasi dan pencarian terkendala oleh kondisi medan dan material longsor yang cukup banyak.

Mureks