Nasional

Polisi Ungkap Kondisi Sekeluarga Tewas di Warakas: Mulut Berbusa dan Ruam Merah

Tiga anggota keluarga ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan di Warakas III Gang 10, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (2/1/2026). Ketiga korban ditemukan dalam kondisi tidak wajar, yakni mulut berbusa dan terdapat ruam merah di tubuh mereka.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada Jumat (2/1). “Yang pertama, kami dari Polres Jakarta Utara menyampaikan, yaitu adanya kejadian ditemukan tiga orang dalam keadaan meninggal dunia,” kata Onkoseno kepada wartawan di Polres Jakarta Utara, Jumat (2/1/2026).

Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.

Identitas para korban diketahui adalah seorang ibu berinisial S (Siti Solihah) berusia 50 tahun, kemudian perempuan berinisial AA (Afiah Al Adilah Jamaludin) berusia 27 tahun, dan seorang laki-laki berinisial AA (Adnan Al Abrar Jamaludin) berusia 13 tahun.

Kondisi Korban dan Penanganan Awal

Menurut Onkoseno, hasil penanganan awal di Tempat Kejadian Perkara (TKP) menunjukkan kondisi yang mencurigakan pada ketiga korban. “Mereka bertiga ditemukan di dalam sebuah rumah kontrakan dalam kondisi meninggal, dan hasil penanganan awal kami di TKP, itu tiga korban tersebut meninggal dalam kondisi mulut berbusa dan ada ruam merah,” jelasnya.

Mureks mencatat bahwa penyebab pasti munculnya ruam merah tersebut masih menjadi misteri. AKBP Onkoseno menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dokter forensik untuk mengungkap lebih lanjut. “Ya, itu juga masih dalam pemeriksaan ya. Artinya yang secara kasat mata memang ada ruam merahnya, namun penyebabnya apa atau sebanyak apa karena apa, masih dalam pemeriksaan dari dokter forensik yang menangani,” tuturnya.

Saat ini, ketiga jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan luar dan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian. “Untuk ketiga korban ini sendiri juga saat ini sedang dilakukan pemeriksaan luar dan autopsi di Rumah Sakit Polri,” tambah Onkoseno.

Satu Korban Selamat dan Penyelidikan Berlanjut

Selain tiga korban meninggal, terdapat satu anggota keluarga lain yang ditemukan selamat, yakni Abdullah Syauqi Jamaludin (23), anak ketiga dari keluarga tersebut. Ia kini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

“Ya saat ini masih dalam perawatan juga, namun pelan-pelan juga kami lakukan interogasi kepada yang bersangkutan,” ujar Onkoseno mengenai kondisi Abdullah Syauqi.

Terkait dugaan penyebab kematian, pihak kepolisian belum dapat memberikan kesimpulan. Penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) dan dokter forensik. “Untuk dugaan penyebab kematian belum bisa kita sampaikan saat ini karena proses analisa dan pemeriksaan masih berlangsung,” pungkas AKBP Onkoseno.

Mureks