Nasional

Polisi Periksa Enam Saksi dalam Kasus Kematian Satu Keluarga di Warakas Jakarta Utara

Polres Metro Jakarta Utara telah memeriksa enam orang saksi terkait kasus kematian satu keluarga di sebuah rumah kontrakan di Warakas III Gang 10, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (2/1/2026). Tiga anggota keluarga ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mencurigakan, sementara satu lainnya kritis.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno, menjelaskan bahwa dari enam saksi yang dimintai keterangan, empat di antaranya merupakan tetangga korban. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengumpulkan informasi awal terkait insiden tragis tersebut.

Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Pemeriksaan Saksi dan Kondisi Korban

“Adapun saksi-saksi ada empat orang yang berstatus sebagai tetangga daripada korban, itu saat ini juga sedang kita lakukan pemeriksaan untuk kita ambil keterangannya,” ujar AKBP Onkoseno dalam jumpa pers di Polres Jakarta Utara, Jumat (2/1/2026).

Selain tetangga, polisi juga memeriksa dua saksi lain yang diketahui tinggal satu rumah dengan para korban. Kedua saksi ini dianggap memiliki peran penting karena berada di sekitar lokasi kejadian saat peristiwa terjadi.

“Adapun dua orang lagi yang memang satu rumah, namun pada saat kejadian yang satu dari keterangan awal baru saja pulang dari bekerja, dan satunya juga berada di rumah tersebut. Dua orang saat ini juga sedang kami mintai keterangan,” tambah Onkoseno.

Mureks mencatat bahwa ketiga korban meninggal dunia adalah Siti Solihah (50), ibu; Afiah Al Adilah Jamaludin (28), anak pertama; dan Adnan Al Abrar Jamaludin (14), anak bungsu. Mereka ditemukan dalam rumah kontrakan tersebut dengan kondisi mulut berbusa dan terdapat ruam merah di sejumlah bagian tubuh.

Sementara itu, anak ketiga keluarga tersebut, Abdullah Syauqi Jamaludin (23), ditemukan dalam kondisi kritis dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Anak kedua keluarga itu adalah yang pertama kali menemukan para korban saat pulang kerja.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti munculnya ruam merah maupun kematian para korban. Penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan dari dokter forensik untuk mengungkap penyebab pasti insiden tragis ini.

Mureks