Sholat, sebagai salah satu rukun Islam, merupakan ibadah fundamental yang wajib dilaksanakan setiap Muslim. Melalui rangkaian doa, bacaan, dan gerakan teratur, sholat menjadi sarana utama untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dalam praktiknya, terdapat berbagai versi bacaan sholat yang diamalkan, termasuk yang populer di kalangan warga Muhammadiyah. Namun, penting untuk dipahami bahwa tidak ada bacaan sholat yang secara eksklusif menjadi milik golongan tertentu.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id
Sebagaimana dijelaskan dalam laman resmi Muhammadiyah Semarang Kota, istilah “bacaan sholat Muhammadiyah” hanya digunakan untuk memudahkan penyebutan amalan yang lazim di lingkungan mereka. Pada hakikatnya, bacaan-bacaan ini tetap bersumber dari Al-Qur’an dan hadis sahih yang diajarkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW.
Mureks mencatat bahwa panduan ini disusun berdasarkan rujukan dari Muhammadiyah Semarang Kota, memastikan kesesuaian dengan ajaran yang berlaku. Berikut adalah bacaan sholat yang digunakan di lingkungan Muhammadiyah, mulai dari doa iftitah hingga salam:
Bacaan Sholat Muhammadiyah
1. Doa Iftitah
(Dibaca setelah takbiratul ihram, rakaat pertama)
اَللّهُمَّ باَعِدْ بَيْنِى وَبَيْنَ خَطَاياَيَ كَمَا باَعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِاَللّهُمَّ نَقِّنِى مِنَ الْخَطاَياَ كَماَ يُنَقَّى الثَّوْبُ اْلأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِاَللّهُمَّ اغْسِلْ خَطاَياَيَ باِلْماَءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ.
Allaahumma baa’id bainii wabainaa khotoo yaa ya kamaa baa ‘adta bainal masyriqi wal maghrib. Allaahumma naqqinii minal khotoo yaa kamaa yunqqots tsaubul abyadhuu minaddanas. Allaahummaghsil khotoo yaa ya bil maa i wats tsalji walbarod.
Artinya: “Ya Allah, jauhkanlah antara diriku dan di antara kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dan barat.Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahan sebagaimana dibersihkannya kain putih dari kotoran.Ya Allah, cucilah kesalahan-kesalahanku dengan air, salju dan embun.”
2. Ta’aw-wudz
(Dibaca di setiap rakaat)
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Au-dzu billa-himinasy syaita nirraji-m
Artinya: Aku berlindung pada Allah, dari syaithan yang terkutuk
3. Basmalah
(Dibaca di setiap rakaat, secara sirr/pelan)
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْ
Bismillahirrahmannirrahiim
Artinya: Atas nama Allah, maha Pemurah, maha Pengasih
4. Membaca Surah Al-Fatihah
(Wajib di setiap rakaat)
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِیْنَۙ, الرَّحْمٰنِ الرَّحِیْمِۙ, مٰلِكِ یَوْمِ الدِّیْنِؕ, اِیَّاكَ نَعْبُدُ وَ اِیَّاكَ نَسْتَعِیْنُؕ, اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِیْمَۙ, صِرَاطَ الَّذِیْنَ اَنْعَمْتَ عَلَیْهِمْ غَیْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَیْهِمْ وَ لَا الضَّآلِّیْنَ۠
Al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn. Ar-raḥmānir-raḥīm. Māliki yaumid-dīn. Iyyāka na’budu wa iyyāka nasta’īn. Ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm. Sirāṭallażīna an’amta ‘alaihim gairil-magḍụbi ‘alaihim wa laḍ-ḍāllīn.
Artinya : Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang maha Pemurah lagi Maha Pengasih, Yang mengadili pada hari Qiyamat. Hanya Engkau yang aku sembah dan hanya Engkau yang aku mintai pertolongan. Tunjukkanlah aku kepada jalan yang lurus. Jalannya orang-orang yang Engkau beri keni’matan, yang tidak dimurkai dan tidak sama sesat.
5. Ta’min
آمِيْنُ
A-mi-n
Artinya: Kabulkanlah permohonanku.
6. Membaca Surat dari Al-Qur’an
(Hanya pada dua rakaat pertama)
Membaca salah satu surat atau beberapa ayat Al-Qur’an.
7. Bacaan Ruku’/Sujud
(Bacaan ruku’ dan sujud)
سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِ
Subhaanaka allaahuma robbanaa wabihamdika allaahumaghfirlii.
Artinya: Maha suci Engkau, ya Allah, dan dengan memuji kepada Engkau, ya Allah, aku memohon ampun.
8. Do’a I’tidal
سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ. رَبَّنَا وَلَكَ اْلحَم
Sami’a Allohu liman hamidah. Robbanaa walakalhamdu
Artinya: Allah mendengar pujian dari orang yang memuji-Nya, Wahai Rabb kami, bagi-Mu segala puji
9. Do’a Duduk di antara Dua Sujud
اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى وَارْحَمْنِى وَاجْبُرْنِى وَاهْدِنِى وَارْزُقْنِى
Allaahummaghfirlii warhamnii wajburnii wahdinii warzuqnii.
Artinya: Ya Allah ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah aku, tunjukilah aku, dan berilah rizki untukku.
10. Doa Tasyahud Awal
(Dibaca pada rakaat ke-2 sholat yang lebih dari dua rakaat)
اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهِوَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
Attahiyyaatu lillaahi washsholawaatu waththoyyibaat. Assalaamu ‘alaika ayyuhannabiyyu warohmatullaahi wabarokaatuh. Assalaamu’alainaa wa’ala ‘ibaadillaahi shshoolihiin. Asyhadu anlaa ilaaha illallaah waasyhadu annamuhammadan ‘abduhu warosuuluh.
Artinya: Segala kehormatan, kebahagiaan dan kebagusan adalah kepunyaan Allah. Semoga keselamatan bagi Engkau, ya Nabi Muhammad, beserta rahmat dan kebahagiaan Allah. Mudah-mudahan keselamatan juga bagi kita sekalian dan hamba-hamba Allah yang baik-baik. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba Allah dan utusan-Nya.
11. Sholawat kepada Nabi
(Dibaca pada tasyahud akhir)
اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَالِ إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَالِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَالِإِبْرَاهِيْمَ. إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
Allaahumma sholli ‘alaa Muhammad wa’alaa aali Muhammad. Kamaa shollaita ‘alaa ibroohiim wa aali ibroohiim. Wabaarik ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad. Kamaa baarokta ‘alaa ibroohiim wa aali ibroohiim. Innaka hamiidummajiid.
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah kemurahan-Mu kepada Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Kau telah limpahkan kepada Ibrahim dan keluarganya. Berkahilah Muhammad dan keluarganya sebagaimana Kau telah berkahi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau yang Maha Terpuji dan Maha Mulia.
12. Do’a sesudah Tasyahud Awal
اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْماً كَثِيراً وَلاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ. فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنِي، إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
Allahumma innii dzolamtu nafsii dzulman katsiiro, wa laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta faghfir lii maghfirotan min ‘indika warhamnii, innaka antal ghofuurur rohiim.
Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku telah mendzalimi diriku dengan kezaliman yang banyak. Tiada sesiapa yang dapat mengampunkan dosa-dosa melainkan Engkau, maka ampunilah bagiku dengan keampunan daripada-Mu dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkau maha pengampun lagi maha penyayang.
13. Do’a sesudah Tasyahud Akhir
اَللّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُبِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ, وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ, وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْياَ وَالْمَمَاتِ, وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ
Allaahumma innii a’uudzubika min ‘adzaabi jahannam. Wamin ‘adzaabil qobri. Wamin fitnatil mahyaa walmamaati. Wamin syarri fitnatil masiihiddadjaal.
Artinya: Ya Allah aku berlindung kepada Engkau dari siksa jahannam dan siksa kubur, begitu juga dari fitnah hidup dan mati, serta dari jahatnya fitnah dajjal (pengembara yang dusta).
14. Salam
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Assalaamua’alaikum warohmatullaahi wabarokaatuh.
Artinya: Berbahagialah kamu sekalian dengan rahmat dan berkah Allah.






