Internasional

Maria Zakharova: “Presiden Trump Putuskan Bebaskan Dua Kru Kapal Tanker Rusia yang Disita”

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, pada Jumat (9/1) mengumumkan bahwa Amerika Serikat (AS) akan membebaskan dua warga negara Rusia. Keduanya merupakan anggota kru kapal tanker minyak Marinera yang sebelumnya disita oleh pasukan AS di Atlantik Utara.

Zakharova menyatakan bahwa keputusan pembebasan ini diambil langsung oleh Presiden AS Donald Trump. Moskow menyambut baik langkah tersebut dan menyampaikan rasa terima kasih kepada Trump.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.

“Sebagai tanggapan atas permohonan kami, Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk membebaskan dua warga negara Rusia dari antara kru kapal tanker Marinera, yang sebelumnya ditahan oleh pihak Amerika selama operasi di Atlantik Utara,” kata Zakharova dalam sebuah pernyataan.

Pemerintah Rusia kini telah memulai langkah-langkah mendesak untuk memastikan kepulangan cepat warga negaranya yang dibebaskan tersebut.

Latar Belakang Penyitaan dan Protes Rusia

Pengumuman pembebasan ini menyusul kecaman keras dari Moskow atas penyitaan kapal tanker yang sebelumnya dikenal sebagai M/V Bella 1 tersebut. Kapal itu disita oleh Penjaga Pantai AS di Atlantik Utara dan dituduh melanggar sanksi AS terkait minyak Venezuela, menurut catatan Mureks.

Otoritas Rusia sebelumnya menggambarkan operasi penyitaan tersebut sebagai tindakan militer ilegal dan pelanggaran berat terhadap hukum maritim internasional. Rusia menuntut pembebasan segera kapal dan seluruh awaknya.

Moskow juga menolak klaim Washington yang menyebut kapal tanker itu tidak memiliki kewarganegaraan atau beroperasi di bawah bendera palsu. Penyitaan ini telah memicu ketegangan diplomatik antara kedua negara, dengan Rusia secara konsisten menuntut kejelasan dan pemulangan warganya.

Mureks