Berita

Libur Tahun Baru di Ragunan: Pengunjung Rela Terjebak Macet demi Nikmati Atraksi Satwa

Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, diserbu ribuan pengunjung pada momen libur Tahun Baru 2026, Kamis (1/1/2026) kemarin. Kepadatan terlihat sejak akses pintu masuk kendaraan hingga ke dalam area kebun binatang, menyebabkan kemacetan panjang yang tak terhindarkan.

Meski demikian, antusiasme pengunjung tak surut. Banyak di antara mereka yang rela menempuh perjalanan jauh dan terjebak macet demi menikmati waktu bersama keluarga dan melihat beragam satwa.

Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id

Pengalaman Kiki dari Cibitung: Rela Macet demi Anak

Salah satu pengunjung yang merasakan langsung dampak kepadatan ini adalah Kiki (41), warga Cibitung, Bekasi. Ia bersama keluarganya tiba di Ragunan sekitar pukul 11.00 WIB setelah menghadapi kemacetan parah.

“Macet, macet banget pas (di) pintu masuk,” kata Kiki saat ditemui Mureks di kawasan Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (1/1/2026).

Kiki memang sengaja membawa putranya, Arga, yang masih berusia balita. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan berbagai jenis hewan kepada Arga yang memang memiliki ketertarikan pada satwa.

“Iya lihat-lihat binatang dia ini, emang sengaja ke sini buat anak, buat ngenalin binatang ke dia,” lanjutnya.

Atraksi Harimau dan Kepadatan yang Tetap Dinikmati

Selama berada di Ragunan, Kiki dan keluarga telah berkeliling melihat pelikan, burung, hingga jerapah. Puncak kunjungan mereka adalah saat menikmati atraksi feeding time harimau yang diselenggarakan pengelola pada pukul 14.00 WIB.

Area sekitar kandang Harimau Sumatera bernama Rafi dipenuhi oleh pengunjung yang ingin menyaksikan momen langka tersebut. Meski padat, Kiki mengaku tetap bisa menikmati atraksi tersebut dengan mengambil posisi paling depan.

“Kesannya sebenarnya senang, rame, tapi kalau mau lihat apa-apa kadang suka susah ya, tapi masih bisa dinikmati,” ucap Kiki, menggambarkan pengalamannya.

Saipuloh dari Bogor: Ramai Lebih Seru, tapi Butuh Petunjuk Jalan

Senada dengan Kiki, Saipuloh (36), warga Bogor, juga menyampaikan hal yang sama mengenai kepadatan Ragunan. Menurutnya, suasana ramai justru menambah keseruan liburan.

“Iya (ramai sekali), emang sengajalah kalau biar rame juga kan lebih enak juga. Kalau lagi ramaian, kalau sepi juga kurang seru,” tutur Saipuloh.

Namun, Saipuloh mengeluhkan perihal kurangnya penunjuk jalan yang detail di area Ragunan. Ia menilai fasilitas tersebut sangat penting mengingat luasnya area Taman Margasatwa Ragunan.

“Yang perlu diperbaiki jarak antara satu spot ke spot yang lain itu agak jauh ya, lumayan pegal juga jalannya,” ucap Saipuloh. “Mungkin ditambah lagi petunjuk-petunjuk jalannya juga.”

Kepadatan pengunjung pada libur Tahun Baru ini menunjukkan Ragunan tetap menjadi salah satu destinasi favorit keluarga di Jakarta, meskipun tantangan seperti kemacetan dan fasilitas penunjuk arah masih menjadi catatan bagi pengelola.

Mureks