Seorang lansia berinisial K (68) berhasil selamat dari insiden tabrakan kereta api di perlintasan tanpa palang di Dusun Kaligintung Lor, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, pada Kamis (8/1) petang. Meskipun selamat, sepeda motor yang dikendarainya hancur setelah terlempar sejauh 50 meter.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, menjelaskan kronologi kejadian pada Jumat (9/1). “Korban hendak melewati perlintasan kereta api tanpa palang dari utara ke arah selatan menggunakan sepeda motor,” kata Iptu Sarjoko.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Saat melintasi jalur rel, sepeda motor lansia tersebut tiba-tiba mogok. K berusaha keras menarik sepeda motornya agar menjauh dari rel, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Mureks mencatat bahwa perlintasan tanpa palang seringkali menjadi titik rawan kecelakaan karena minimnya sistem peringatan.
“Pada saat itu terdengar dari arah barat suara klakson kereta api Bengawan KA282 Pasar Senin tujuan Purwosari,” beber Iptu Sarjoko. Dengan kereta api yang semakin mendekat, korban akhirnya memutuskan untuk meninggalkan sepeda motornya demi menyelamatkan diri.
Benar saja, sepeda motor tersebut langsung tertemper kereta api. “Sepeda motor tersebut tertemper kereta api dan terlempar dari perlintasan tanpa palang sekitar kurang lebih 50 meter sebelah timur perlintasan diantara jalur rel ganda kereta api,” lanjut Sarjoko. Beruntung, K berhasil selamat tanpa mengalami luka serius dalam insiden nahas ini.






