Nasional

Kesenian Diam: Mengapa Mendengar Lebih Banyak Justru Kunci Hubungan yang Lebih Sehat dan Bermakna

Di tengah hiruk pikuk dunia yang dipenuhi suara dan opini, kemampuan untuk benar-benar mendengarkan sering kali dianggap sepele. Padahal, kebiasaan ini justru menjadi fondasi utama dalam membangun dan memelihara hubungan yang sehat dan bermakna antarindividu.

Banyak permasalahan dalam interaksi sosial tidak muncul karena minimnya kata-kata yang diucapkan, melainkan karena absennya pihak yang bersedia mendengarkan dengan sepenuh hati. Ketika seseorang merasa didengar, ia akan merasakan validasi, pemahaman, dan penerimaan yang mendalam, sebuah kebutuhan fundamental dalam setiap relasi.

Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!

Menurut pantauan Mureks, keterampilan mendengar kini menjadi aset langka yang memiliki dampak signifikan. Kemampuan ini memungkinkan seseorang untuk menyerap informasi, memahami perspektif lain, dan merespons dengan lebih bijaksana, jauh melampaui sekadar menunggu giliran untuk berbicara.

Sebagai pengingat akan pentingnya keheningan yang bermakna, sebuah kompilasi 100 kata mutiara tentang mendengar lebih banyak dan berbicara lebih sedikit telah dirangkum. Kumpulan kata-kata bijak ini, yang dipublikasikan pada 9 Januari 2026 pukul 18:08 WIB, menawarkan refleksi mendalam tentang kekuatan diam dan esensi mendengarkan yang sering kali jauh lebih berharga daripada rentetan ucapan tanpa henti.

Kumpulan kata mutiara ini, yang membutuhkan waktu baca sekitar 5 menit, diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siapa saja yang ingin meningkatkan kualitas komunikasi dan mempererat ikatan dengan orang-orang di sekitarnya, menegaskan bahwa diam sejenak sering kali adalah bentuk komunikasi yang paling kuat.

Mureks