Tren

Kementrans Salurkan 1.700 Paket Sembako di Batam, Menteri Iftitah Tekankan Pembangunan Kawasan Berkelanjutan

JAKARTA – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menyalurkan 1.700 paket sembako bagi warga di kawasan Transmigrasi Barelang, Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para transmigran.

Menteri Transmigrasi, M Iftitah Sulaiman Suryanagara, dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta pada Kamis (1/1), merinci distribusi paket tersebut. “Dari jumlah tersebut, 227 paket disalurkan bagi transmigran di Tanjung Banun, 392 paket bagi transmigran di Rempang Cate dan 1.081 paket bagi transmigran di Sembulang,” ujar Menteri Iftitah.

Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id

Ia menegaskan bahwa program transmigrasi saat ini bukan sekadar pemindahan penduduk. “Transmigrasi bukan sekadar pemindahan penduduk, melainkan pembangunan kawasan dan manusia secara utuh dan berkelanjutan,” kata Iftitah.

Kementrans juga menyampaikan apresiasi kepada 227 kepala keluarga (KK) transmigran yang telah berpindah dan menerima sertipikat hak atas tanah. Kepastian hukum atas tanah menjadi fokus utama program transmigrasi, sejalan dengan komitmen pemerintah untuk tidak meninggalkan persoalan agraria.

Selain kepastian hak atas tanah, Kementrans menaruh perhatian besar pada pembangunan sumber daya manusia (SDM). Salah satu upaya yang dilakukan adalah menurunkan Tim Ekspedisi Patriot dari sejumlah kampus nasional untuk melakukan riset, kajian, dan pendampingan di kawasan transmigrasi.

“Kami akan menjembatani para transmigran dengan dunia usaha maupun dunia kampus. Dunia kampus sudah dimulai pada tahun ini melalui riset dan pemetaan potensi ekonomi oleh tujuh kampus terbaik di Indonesia,” jelas Iftitah. Mureks mencatat bahwa program ini telah menghasilkan 400 temuan yang akan ditindaklanjuti dan dikembangkan ke depannya.

Sebagai kelanjutan program SDM, Kementrans juga akan menyelenggarakan Beasiswa Patriot mulai tahun 2026. Beasiswa ini akan memfasilitasi para penerima untuk menempuh pendidikan tinggi langsung dari kawasan transmigrasi, salah satunya di Tanjung Banun.

Saat ini, kementerian tersebut tengah membangun Kompleks Mess Patriot di Tanjung Banun. Fasilitas ini akan dilengkapi dengan “modular box tower”, kolam renang standar olimpiade, serta gedung serba guna.

Apa Itu Modular Box Tower?

Modular box tower adalah sistem bangunan prefabrikasi inovatif yang menggunakan unit-unit modular berbentuk kotak (box) yang dapat dipindahkan (portable), dibongkar-pasang (knockdown), dan dirakit cepat untuk membentuk berbagai struktur bangunan serbaguna, seperti kantor, asrama, atau mess proyek, dengan keunggulan efisiensi waktu, biaya, dan fleksibilitas lokasi.

Menutup pernyataannya, Menteri Iftitah kembali menekankan visi Kementrans. “Hari ini, pembangunan transmigrasi kini, bukan lagi lahan semata-mata, tetapi adalah kawasan. Basisnya adalah ekosistem, sehingga negara tidak lagi sekedar memindahkan orang, tetapi membangun sistem ekonomi kawasan,” pungkasnya.

Mureks