JAKARTA – Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) telah menjadwalkan Indonesia sebagai tuan rumah untuk sembilan turnamen internasional sepanjang tahun 2026. Rangkaian ajang bergengsi ini mencakup berbagai level, mulai dari turnamen elite BWF World Tour hingga kompetisi pembinaan usia muda, menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pusat bulu tangkis dunia.
Rangkaian Turnamen Elite dan Pembinaan
Pembuka kalender turnamen internasional di Indonesia adalah Indonesia Masters 2026 berstatus Super 500, yang akan berlangsung pada 20–25 Januari. Ajang ini secara rutin menarik partisipasi para pemain papan atas dunia sebagai salah satu pembuka musim.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Agenda prestisius berlanjut dengan Indonesia Open Super 1000 yang dijadwalkan pada 2–7 Juni 2026. Turnamen ini merupakan level tertinggi dalam rangkaian BWF World Tour dan menjadi salah satu yang paling bergengsi di kancah bulu tangkis global, selalu menjadi magnet bagi atlet elite dunia.
Di sektor pembinaan, Indonesia akan menggelar Pembangunan Jaya Raya Junior International Grand Prix pada 7–12 Juli 2026. Turnamen ini menjadi panggung krusial bagi pebulu tangkis junior dari berbagai negara untuk mengumpulkan pengalaman internasional dan poin peringkat dunia.
Kepercayaan besar kembali diberikan kepada Indonesia dengan penunjukan sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Junior 2026. Turnamen Grade 1 ini akan diselenggarakan pada bulan Oktober, dengan sektor beregu pada 5–10 Oktober dan sektor perseorangan pada 12–18 Oktober. Kejuaraan ini merupakan kompetisi paling bergengsi di level junior dunia.
Daftar Lengkap Turnamen Internasional di Indonesia pada 2026
Mureks mencatat bahwa selain turnamen-turnamen utama tersebut, Indonesia juga akan menjadi penyelenggara beberapa ajang level menengah lainnya:
- Indonesia International Challenge I: 25–30 Agustus 2026
- Indonesia Super 100 I: 1–6 September 2026
- Indonesia Super 100 II: 20–25 Oktober 2026
- Indonesia International Challenge II: 17–22 November 2026
Gregoria Mariska Tunjung Absen di Malaysia Open 2026
Di tengah persiapan menjadi tuan rumah, kabar lain datang dari tunggal putri andalan Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. Ia dipastikan mundur dari Malaysia Open 2026 yang akan berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada 6–11 Januari 2026. Keputusan ini diambil karena kondisi kesehatan Gregoria yang belum sepenuhnya pulih.
Meski tanpa Gregoria, Indonesia tetap mengirimkan sembilan wakil untuk berpartisipasi di seluruh lima nomor pada turnamen Super 1000 tersebut. Di sektor tunggal putra, Jonatan Christie dan Alwi Farhan diharapkan mampu memanfaatkan absennya dua unggulan teratas, Viktor Axelsen dan Li Shi Feng. Sementara itu, tunggal putri akan bertumpu pada Putri Kusuma Wardani sebagai satu-satunya wakil.
Sektor ganda putra akan menurunkan tiga pasangan, yaitu Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi, serta Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Untuk ganda putri, Indonesia diwakili oleh Febriana Dwi Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. Adapun di ganda campuran, harapan disematkan pada Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.






