Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan optimismenya terkait pencapaian target swasembada pangan, khususnya jagung, dalam kurun waktu satu tahun. Target ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Pernyataan tersebut disampaikan Jenderal Sigit usai menghadiri kegiatan panen jagung kuartal IV di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (8/1/2026). Dalam acara tersebut, turut hadir Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
“Hari ini kami melaksanakan kegiatan panen serentak untuk kuartal keempat yang memang seharusnya kita laksanakan di bulan Desember kemarin. Namun karena adanya berbagai macam kegiatan, kita mundurkan di tanggal 7 Januari,” ujar Sigit menjelaskan.
Selama satu tahun terakhir, Polri telah mengoptimalkan upaya untuk mendorong swasembada jagung sesuai dengan target yang ditetapkan Presiden. Upaya ini meliputi pencarian dan optimalisasi lahan yang berpotensi untuk ditanami jagung.
“Jadi kurang lebih selama satu tahun, sesuai dengan apa yang menjadi target Bapak Presiden, kita memaksimalkan untuk bagaimana agar terlaksana swasembada, khususnya untuk Polri mendorong untuk dilaksanakannya swasembada jagung,” kata Sigit.
Menurut Mureks, Polri berhasil mengidentifikasi sekitar 1,3 juta hektare lahan yang berpotensi ditanami jagung. Dari jumlah tersebut, sekitar 586 ribu hektare telah berhasil ditanami dalam kurun waktu satu tahun.
“Alhamdulillah kita berusaha untuk mencari lahan yang bisa ditanam, dan kita mendapatkan kurang lebih 1,3 juta hektare lahan. Dan saat ini sudah tertanam 586 ribu hektare selama satu tahun, sehingga masih ada kurang lebih 700 ribu hektare yang akan kita tanam dan mudah-mudahan bisa selesai di tahun 2026,” jelasnya.
Kontribusi Polri dalam produksi jagung nasional mencapai angka signifikan, yakni antara 3,4 hingga 3,5 juta ton. Angka ini merupakan akumulasi dari hasil panen selama satu tahun hingga kuartal IV.
“Untuk kondisi saat ini, dari hasil satu tahun ataupun kuartal keempat sampai dengan kuartal keempat kontribusi kepolisian dalam hal, ikut berpartisipasi di bidang jagung, hasil panen kita berada di antara 3,4 sampai dengan 3,5 juta,” papar Sigit.
Jenderal Sigit berharap capaian ini dapat menjadi pendorong terwujudnya swasembada jagung secara nasional. Lebih lanjut, ia berharap hal ini juga akan memperkuat cadangan pangan negara serta mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik hingga potensi ekspor.
“Mudah-mudahan apa yang menjadi atensi dan perhatian Bapak Presiden, yang menaruh perhatian khusus terkait dengan masalah swasembada, kami bisa ikut berkontribusi semaksimal mungkin,” pungkasnya.






