Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menghadiri panen raya jagung serentak kuartal IV di Kabupaten Bekasi. Acara ini menjadi bukti nyata capaian swasembada pangan jagung di Indonesia.
Panen raya tersebut berlangsung di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis, 08 Januari 2026. Selain ketiga tokoh utama, turut hadir Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, serta sejumlah pejabat utama Polri seperti Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada, AS SDM Kapolri selaku Kasatgas Ketahanan Pangan Irjen Anwar, dan Kadivhumas Polri Irjen Sandi Nugroho.
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
Mureks mencatat bahwa total luas lahan yang dipanen pada kuartal IV mencapai 39.096,13 hektare. Dari angka tersebut, panen raya serentak dilaksanakan di 1.191,28 hektare lahan yang tersebar di 36 polda di seluruh Indonesia.
Khusus untuk lahan di Kampung Tembong Gunung, penanaman jagung dimulai pada 15 September 2025. Estimasi hasil panen jagung pipil dari lahan ini diperkirakan mencapai 150 ton, atau setara dengan 6 ton per hektare.
Legalitas kepemilikan lahan seluas kurang lebih 25 hektare ini berstatus pinjam pakai. Hal ini sesuai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kapolres Metro Bekasi dengan Direktur Operasional PT Puradelta Lestari Tbk, Robertus Satriotomo, pada 16 September 2025. Lahan tersebut dipinjamkan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional melalui penanaman jagung.
Dalam rangkaian acara panen raya serentak di Kabupaten Bekasi, Jenderal Sigit, Menteri Amran, Titiek Soeharto, dan Letjen Ahmad Rizal juga melakukan dialog interaktif dengan perwakilan dari berbagai Polda yang turut serta dalam program ini.
Kapolri juga menyerahkan bantuan berupa empat unit alat dan mesin pertanian (alsintan), 1.000 paket sembako, serta menggelar bakti kesehatan untuk 500 orang. Sasaran bantuan dan layanan kesehatan ini adalah masyarakat kelompok tani dan warga sekitar lokasi panen raya.
Menutup acara, Jenderal Sigit menegaskan komitmen Polri. “Polri berkomitmen membantu mempertahankan swasembada jagung tahun 2026 demi kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.






