Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho meminta seluruh jajarannya untuk tetap siaga mengamankan arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Permintaan ini disampaikan menyusul masih ramainya kunjungan masyarakat ke sejumlah tempat wisata di berbagai daerah pada Jumat, 02 Januari 2026.
“Tempat-tempat wisata masih ada peningkatan kunjungan masyarakat. Tadi saya ngecek di Malang Raya, Batu, sudah sangat kondusif, jadi ada pergerakan pengunjung, tidak terlalu signifikan,” kata Irjen Agus saat apel Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di Command Center Km 29, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat.
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
Menurut Irjen Agus, hasil pantauannya di beberapa kawasan menunjukkan kondisi lalu lintas yang terkendali. Ia menyebut telah memantau jalur-jalur menuju destinasi wisata utama.
“Saya cek di Gadog, saya cek di Nagreg, lalu lintasnya cukup terkendali, dan hari ini mungkin setelah ini saya juga akan cek ke salah satu tempat wisata,” tambahnya.
Mureks mencatat bahwa dinamika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) serta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) masih memerlukan pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Oleh karena itu, Operasi Lilin 2025 yang seharusnya berakhir pada 00.00 WIB hari ini, diputuskan untuk diperpanjang melalui KRYD.
“Jadi diperkirakan nanti selesai jam 00.00 WIB dilanjutkan kegiatan KRYD. Jadi terima kasih, rekan-rekan, sudah melaksanakan tugas dengan baik, tetapi KRYD ini juga penting untuk mengelola baik kamseltibcarlantas termasuk juga harkamtibmas,” jelas Irjen Agus.
Kakorlantas menekankan pentingnya soliditas jajaran Polri dalam dua hari ke depan untuk mengawal arus balik. Ia menginstruksikan agar setiap posko tetap beroperasi dan melakukan pengecekan serta pengamanan di tempat-tempat wisata hingga pelabuhan yang ramai pengunjung.
“Semua lini tolong dicek, empat klaster itu harus dicek. Situasi lalin di tol seperti apa, situasi lalin di arteri, jalan nasional, bahkan jalan alternatif tolong dicek,” tegas Irjen Agus.
Pengecekan juga harus dilakukan di seluruh pelabuhan penyeberangan, baik di Jawa maupun luar Jawa. “Pelabuhan penyeberangan baik Bakauheni, Merak, termasuk Gilimanuk, Ketapang, dan yang ada di luar Jawa. Tolong posko cek semuanya, ingatkan semuanya bahwa ini operasi tidak boleh ada yang main-main, harus ada di lapangan, harus tahu betul,” pungkasnya.






