Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengungkapkan adanya peningkatan jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta via tol lebih dari 11 persen selama periode Operasi Lilin Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Meski demikian, mobilitas masyarakat disebut tetap lancar berkat kesiapsiagaan petugas dan rekayasa lalu lintas.
Irjen Agus merinci, total 2.638.186 kendaraan keluar Jakarta antara 18 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Angka ini menunjukkan kenaikan 11,49% dibandingkan Lalu Lintas Harian Rata-rata Normal (LHRN) sebanyak 2.366.223 kendaraan. “Total keluar Jakarta 2.638.186 kendaraan, naik 11,49% dibandingkan data LHRN (Lalu Lintas Harian Rata-Rata Normal) sebanyak 2.366.223 kendaraan,” kata Irjen Agus kepada wartawan, Sabtu (3/1/2026). Jika dibandingkan periode Nataru 2024/2025, kenaikan mencapai 3,40% dari 2.551.147 kendaraan.
Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Sementara itu, kendaraan yang masuk Jakarta pada periode yang sama juga mengalami kenaikan 8,01% dibandingkan LHRN, dengan total 2.472.184 kendaraan. Namun, menurut Mureks, angka ini sedikit menurun 0,36% jika dibandingkan dengan periode 2024/2025 yang mencapai 2.481.075 kendaraan.
Irjen Agus menjelaskan bahwa peningkatan volume kendaraan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama libur Nataru. “Meskipun demikian, tidak berdampak signifikan terhadap gangguan arus lalu lintas, berkat kesiapsiagaan petugas serta optimalnya langkah-langkah manajemen dan rekayasa lalu lintas,” jelasnya. Ia menambahkan, arus keluar Jakarta yang naik mencerminkan peningkatan pergerakan masyarakat untuk berlibur, sementara arus masuk Jakarta yang relatif stabil menandakan arus balik dapat dikendalikan dengan baik dan tersebar merata.
Mureks mencatat bahwa keberhasilan pengendalian arus lalu lintas ini, lanjut Irjen Agus, didukung oleh penempatan personel yang optimal, pemantauan berbasis teknologi, penerapan rekayasa lalu lintas situasional, serta koordinasi efektif dengan seluruh pemangku kepentingan. “Secara keseluruhan, Operasi Lilin tahun ini mampu menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mencerminkan kinerja pengamanan lalu lintas yang profesional dan responsif,” ujarnya.






