Berita

Identitas Pengemudi Mobil Lawan Arah di Tol Bandara Soetta Masih Misterius

Aksi nekat seorang pengemudi mobil Toyota Avanza berwarna silver yang melawan arah di ruas Tol Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) pada Sabtu, 3 Januari 2026 pagi, menghebohkan jagat media sosial. Hingga Selasa, 6 Januari 2026, identitas pengemudi tersebut masih menjadi teka-teki bagi pihak kepolisian.

Rekaman video yang beredar luas menunjukkan mobil tersebut melaju di bahu jalan atau lajur darurat, berlawanan dengan arus lalu lintas normal. Tindakan ini menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan pengguna jalan lain, mengingat Tol Bandara Soetta merupakan akses utama menuju bandara internasional dengan kepadatan dan kecepatan kendaraan yang tinggi.

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Kronologi Kejadian dan Upaya Pengejaran

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Bandara Soekarno-Hatta, AKP Sularno, menjelaskan kronologi kejadian yang berlangsung pada Sabtu (3/1) pagi. Menurut Sularno, mobil Avanza tersebut awalnya melaju dari Tol Sedyatmo menuju Gerbang Tol Benda Utama di Km 3.

“Tiba-tiba sebelum masuk ke area transaksi gardu 7 entrance Benda, kendaraan berhenti lalu memutar balik dan melaju melawan arah ke arah Soetta,” kata AKP Sularno dalam keterangannya, Senin (5/1).

Petugas gerbang tol, Pak Hidayatulloh, sempat berupaya mencegah aksi berbahaya tersebut. “Melihat kejadian tersebut satpam gerbang (Pak Hidayatulloh) berlari dan teriak untuk mencegah agar kendaraan tersebut tidak putar arah tapi kendaraan tetap melaju dan tidak teridentifikasi,” tutur Sularno.

Pencarian Identitas dan Peringatan Bahaya

Pihak Satlantas Polres Bandara Soekarno-Hatta bersama pengelola jalan tol telah melakukan pemantauan intensif melalui rekaman CCTV untuk mengidentifikasi nomor polisi kendaraan. Namun, kepolisian mengakui bahwa proses identifikasi masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.

“Mengecek CCTV Tol melihat kejadian ke CSS gerbang tol Benda utama. Patroli 211A mengarah dari KM 05+600B ke TKP, dan sudah di telusuri patroli 211A, untuk kendaraan Toyota Avanza silver tidak terlacak dan tidak teridentifikasi,” jelas Sularno.

Mureks mencatat bahwa aksi melawan arus di jalan tol merupakan pelanggaran lalu lintas yang sangat serius dan fatal. Tindakan semacam ini tidak hanya membahayakan nyawa pengemudi itu sendiri, tetapi juga berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan beruntun yang melibatkan banyak pengguna jalan lainnya.

Mureks