Keuangan

Harga Kripto Mayoritas Tertekan di Awal 2026, Bitcoin Parkir di Zona Merah

Memasuki awal tahun 2026, mayoritas harga aset kripto utama terpantau kembali bergerak di zona merah pada Kamis (1/1/2026) pukul 07.05 WIB. Bitcoin, sebagai kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, mengalami tekanan signifikan.

Menurut pantauan Mureks, Bitcoin (BTC) melemah 0,78 persen dalam 24 jam terakhir dan 0,01 persen selama sepekan. Saat ini, harga Bitcoin berada di level USD 87.605 per koin, setara dengan Rp 1,46 miliar, dengan asumsi kurs Rp 16.694 per dolar AS.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Pergerakan Aset Kripto Utama Lainnya

Di tengah tekanan pasar, beberapa aset kripto lain justru menunjukkan penguatan. Ethereum (ETH) naik 0,31 persen dalam sehari dan 0,97 persen sepekan, memposisikan ETH di level Rp 49,6 juta per koin.

Serupa, Binance Coin (BNB) menguat 0,26 persen dalam 24 jam terakhir dan 1,80 persen sepekan, sehingga dibanderol Rp 14,3 juta per koin.

Namun, aset lain seperti Cardano (ADA) masih berada di zona merah, melemah 4,83 persen dalam sehari dan 6,62 persen sepekan. Harga ADA kini mencapai Rp 5.565 per koin.

Solana (SOL) juga terkoreksi 0,23 persen dalam sehari, meskipun masih mencatatkan penguatan 1,58 persen sepekan. Harga SOL saat ini berada di level Rp 2,08 juta per koin.

XRP turut terkoreksi 2,00 persen dalam sehari dan 1,47 persen sepekan, diperdagangkan seharga Rp 30.699 per koin. Koin meme Dogecoin (DOGE) mengalami pelemahan signifikan, turun 4,56 persen dalam sehari dan 8,70 persen sepekan, dengan harga Rp 1.962 per token.

Sementara itu, stablecoin seperti Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) terpantau stabil di kisaran USD 1,00, masing-masing menguat 0,24 persen dan 0,18 persen.

Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto global hari ini berada di level USD 2,96 triliun atau setara Rp 49.414 triliun, melemah sekitar 0,83 persen dalam sehari terakhir.

Evaluasi Pasar Kripto Kuartal IV 2025 oleh Grayscale

Sebelumnya, Grayscale, perusahaan manajemen aset kripto terbesar di dunia, telah merilis laporan evaluasi kinerja pasar kripto sepanjang kuartal keempat 2025. Laporan ini muncul di tengah proyeksi kenaikan harga signifikan untuk Bitcoin dan altcoin di tahun 2026.

Grayscale mencatat, kuartal keempat 2025 merupakan fase stagnasi dengan imbal hasil pasar kripto yang cenderung negatif. Kondisi ini berbanding terbalik dengan kuartal ketiga 2025 yang mencatatkan keuntungan di hampir semua kategori aset.

Menariknya, Grayscale menyoroti bahwa altcoin yang berfokus pada privasi justru tampil menonjol sepanjang periode tersebut. Berdasarkan evaluasi ini, Grayscale merilis daftar 20 altcoin dengan kinerja terbaik:

  • Zcash (ZEC)
  • Monero (XMR)
  • Alchemist AI (ALCH)
  • Just (JST)
  • Dash (DASH)
  • Hive (HIVE)
  • Basic Attention Token (BAT)
  • Beldex (BDX)
  • Origin Trail (TRAC)
  • Bitcoin Cash (BCH)
  • Decred (DCR)
  • Telcoin (TEL)
  • Echelon Prime (PRIME)
  • Golem (GLM)
  • Chiliz (CHZ)
  • Maker (SKY)
  • ULTIMA Venice Token (VVV)
  • Maple Finance (SYRUP)
  • Uniswap (UNI)
Mureks