Tren

Hard Gumay Ungkap Prediksi Pemulihan Nama Ridwan Kamil di Tengah Badai Isu Pribadi

Nama Ridwan Kamil terus menjadi sorotan publik menyusul berbagai isu yang menerpa kehidupan pribadinya. Mantan Gubernur Jawa Barat itu ramai diperbincangkan setelah muncul dugaan perselingkuhan dan perkara gugatan cerai yang dilayangkan sang istri, Atalia Praratya.

Dengan banyaknya polemik yang dihadapi Ridwan Kamil belakangan ini, publik dibuat penasaran dengan kelanjutan nasibnya. Rasa penasaran ini bahkan membuat netizen meminta peramal Hard Gumay untuk meramalkan kelanjutan nasib tokoh politik tersebut.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.

Hard Gumay mengakui hal ini saat tampil di sebuah siniar milik Denny Sumargo. “Di sosial mediaku nama pak Ridwan Kamil itu banyak banget disebut oleh netizen. Aku nggak tau kenapa mungkin lagi viral,” kata dia, dikutip dari tayangan YouTube Denny Sumargo pada Jumat, 2 Januari 2025.

Terkait kemungkinan pemulihan nama Ridwan Kamil setelah serangkaian serangan yang menimpanya, Hard Gumay menilai bahwa proses tersebut membutuhkan waktu. Ia memperkirakan, perlu beberapa tahun hingga nama Ridwan Kamil dapat pulih dan kembali ke dunia politik. “Butuh waktu beberapa tahun, nama Pak Ridwan Kamil InsyaAllah akan baik kembali,” ujarnya.

Di sisi lain, Hard Gumay menilai bahwa kesalahan merupakan hal yang manusiawi, meskipun tidak dapat dibenarkan apabila memang terbukti salah. Namun, ia mengajak masyarakat untuk menyikapinya dengan bijak. “Tapi jujur dari dalam hati terdalam aku ngerasa kalau misalkan ada kesalahan yang beliau buat dan lakukan kurasa aku pun sebagai manusia pernah melakukan kesalahan. Itu manusiawi tapi tidak bisa ditolerir tidak bisa dibenarkan kalau salah. Tapi tolong kita berpikir lebih bijak,” jelasnya.

Menurut Hard Gumay, isu asmara yang belakangan ini menyeret nama Ridwan Kamil dan seorang penyanyi merupakan salah satu cara untuk menjatuhkan elektabilitasnya sebagai tokoh di tanah air. “Maksudku setiap mansia kan punya kesalahan lalu sengaja diblow up supaya untuk menjatuhkan elektablitias pak Ridwan Kamil sebagai pejabat. Supaya pak Ridwan Kamil nggak jadi Gubernur DKI, supaya pak Ridwan Kamil nggak masuk di kabinet merah putih gimana caranya kita sikut. Ada penglihatan begitu. Tapi sebuah kesalahan tidak bisa dibenarkan, betul. Tapi pikir lebih bijak. Kita kan kalau kita di dunia pekerjaan, dunia politik, kita lebih mikir kinerjanya seperti apa,” paparnya.

Pantauan Mureks mencatat bahwa isu-isu pribadi kerap kali dimanfaatkan dalam dinamika politik untuk memengaruhi persepsi publik terhadap seorang tokoh. Sementara itu, usai melewati tahun penuh ujian termasuk perceraiannya dengan Ridwan Kamil, Atalia Praratya membagikan pesan harapan dan awal baru untuk 2026, yakni “Setiap Akhir adalah Awal yang Baru.” Informasi terkait sidang cerai juga mengungkapkan bahwa hak asuh anak disepakati bersama oleh kedua belah pihak demi kepentingan terbaik anak.

Mureks