Tren

Jawa Barat Terpapar Super Flu Subclade K, Kemenkes Konfirmasi Penyebaran di Delapan Provinsi

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) pada Jumat (2/1/2026) mengonfirmasi temuan virus Super Flu Subclade K, varian baru dari Influenza A H3N2. Virus ini dilaporkan telah menyebar di delapan provinsi di Indonesia, dengan gejala yang lebih berat dan muncul secara mendadak dibandingkan flu musiman biasa.

Jawa Barat menjadi salah satu provinsi yang tercatat memiliki temuan kasus super flu tersebut. Sejumlah kabupaten dan kota di wilayah ini mengalami peningkatan kasus flu dalam beberapa waktu terakhir. Di Kota Bandung, meskipun telah ditemukan warga dengan gejala flu, Dinas Kesehatan Kota Bandung (Dinkes Kota Bandung) masih menunggu hasil uji laboratorium dari sampel yang telah dikirimkan ke Kemenkes untuk memastikan apakah kasus tersebut merupakan Super Flu Subclade K.

Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.

Gejala Super Flu Subclade K yang Perlu Diwaspadai

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Sony Adam, menjelaskan bahwa secara umum gejala Super Flu Subclade K memang menyerupai influenza biasa, namun dengan keluhan yang lebih berat. “Keluhannya antara lain demam tinggi yang muncul mendadak, nyeri otot ekstrem, kelelahan berat, serta batuk hebat,” kata Sony Adam, Jumat (2/1/2026).

Menurut Sony, pihaknya masih melakukan pemantauan ketat terhadap kondisi kesehatan masyarakat Kota Bandung sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium guna memastikan jenis virus yang beredar. Kekhawatiran terhadap super flu ini juga dirasakan masyarakat, terutama kelompok lanjut usia yang dinilai lebih rentan mengalami gejala berat apabila terpapar.

Menanggapi hal tersebut, Dinkes Kota Bandung bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat mengingatkan bahwa Super Flu Subclade K berpotensi menimbulkan gejala serius, khususnya pada kelompok rentan seperti lansia dan penderita penyakit penyerta, apabila tidak ditangani dengan cepat. Mureks mencatat bahwa kewaspadaan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Meskipun demikian, masyarakat diimbau tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Pemerintah mengajak masyarakat untuk rutin mencuci tangan, menggunakan masker saat sedang sakit, menjaga daya tahan tubuh, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala flu berat.

Mureks