PT MRT Jakarta (Perseroda) terus memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui program penanaman mangrove yang konsisten. Inisiatif ini merupakan bagian dari kampanye keberlanjutan bertajuk #PastiBisaLestari yang melibatkan kolaborasi lintas pihak.
Pada tahun 2025, PT MRT Jakarta (Perseroda) bekerja sama dengan LindungiHutan dan masyarakat pesisir Kepulauan Seribu telah menanam sebanyak 7.000 pohon mangrove jenis rhizophora di Pulau Pari. Jumlah penanaman ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, menegaskan keberlanjutan program yang tidak bersifat seremonial.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Penanaman mangrove tersebut memberikan dampak nyata terhadap lingkungan, khususnya dalam upaya mitigasi perubahan iklim. Melalui kampanye #PastiBisaLestari, program ini berkontribusi pada penyerapan karbon hingga 255,05 kilogram CO2 ekuivalen. Mureks mencatat bahwa capaian ini setara dengan emisi yang dihasilkan dari perjalanan sekitar 21 mobil berbahan bakar bensin dengan jarak tempuh kurang lebih 350 kilometer.
Dampak Ganda: Lingkungan dan Ekonomi Pesisir
Tak hanya berdampak pada aspek ekologis, program penanaman mangrove ini juga membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir. Data menunjukkan adanya peningkatan pendapatan petani lokal hingga 23 persen sejak keterlibatan mereka dalam program tersebut. Peningkatan pendapatan ini berasal dari partisipasi langsung masyarakat dalam proses pembibitan, penanaman, hingga perawatan mangrove. Dengan demikian, program ini tidak hanya menjaga ekosistem pesisir tetapi juga memperkuat ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Mangrove dikenal memiliki peran vital sebagai pelindung alami kawasan pesisir dari abrasi dan dampak perubahan iklim. Selain itu, ekosistem mangrove juga menjadi habitat beragam biota laut yang mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan.
Melalui pendekatan kolaboratif bersama LindungiHutan, PT MRT Jakarta (Perseroda) memastikan program ini berjalan dengan prinsip partisipatif dan berbasis komunitas. Keterlibatan masyarakat setempat menjadi kunci agar upaya pelestarian lingkungan dapat berlangsung dalam jangka panjang.
Mendorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan
Sebagai penyedia layanan transportasi publik modern, PT MRT Jakarta (Perseroda) juga terus mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan. Salah satu caranya adalah dengan mengajak publik beralih menggunakan transportasi umum dalam aktivitas sehari-hari. Penggunaan transportasi publik dinilai efektif dalam menekan emisi gas rumah kaca yang berasal dari kendaraan pribadi. Langkah ini sejalan dengan visi perusahaan untuk mendukung pengurangan polusi udara dan menciptakan sistem transportasi perkotaan yang berkelanjutan.
Kampanye #PastiBisaLestari menjadi pengingat bahwa peran sektor transportasi tidak hanya sebatas menyediakan layanan mobilitas. Lebih dari itu, sektor ini juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan dalam menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan dan pesisir. Kolaborasi antara PT MRT Jakarta (Perseroda), LindungiHutan, dan masyarakat Kepulauan Seribu diharapkan dapat menjadi contoh bagi institusi lain. Inisiatif ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur dan pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan tanpa saling meniadakan.
Melalui penanaman mangrove dan kampanye keberlanjutan yang berkelanjutan, PT MRT Jakarta (Perseroda) menegaskan posisinya sebagai perusahaan transportasi publik yang peduli lingkungan. Upaya ini sekaligus memperkuat pesan bahwa keberlanjutan adalah investasi jangka panjang bagi kota dan generasi mendatang.






