Internasional

Donald Trump Pamer Foto Nicolas Maduro Diborgol di Kapal Perang AS, Umumkan ‘Akan Kendalikan’ Venezuela

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghebohkan publik setelah mengunggah foto Presiden Venezuela Nicolás Maduro yang tampak diborgol di atas kapal perang AS. Unggahan ini muncul beberapa jam setelah Amerika Serikat dilaporkan menangkap Maduro di Caracas, Venezuela, pada Minggu, 04 Januari 2026.

Dalam foto yang diunggah melalui akun media sosialnya, Trump menunjukkan seorang pria yang diidentifikasi sebagai Maduro. Pria tersebut terlihat mengenakan kaus abu-abu dan celana olahraga, dengan mata tertutup dan tangan diborgol. Sebuah botol air tampak berada di tangan kanannya. “Nicolas Maduro di atas USS Iwo Jima,” tulis Trump sebagai keterangan foto tersebut.

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Beberapa menit setelah unggahan itu, Trump menggelar konferensi pers dari resornya di Mar-a-Lago, Florida. Dalam kesempatan tersebut, ia secara tegas mengumumkan bahwa Amerika Serikat “akan mengendalikan” Venezuela.

USS Iwo Jima, yang disebut Trump sebagai lokasi penahanan Maduro, adalah kapal serbu amfibi. Menurut pantauan Mureks, kapal ini merupakan salah satu kapal perang Amerika yang aktif berpatroli di perairan Karibia dalam beberapa minggu terakhir. Kapal tersebut juga sebelumnya digunakan untuk membawa korban selamat dari serangan kapal Amerika pada bulan Oktober.

Dalam wawancara terpisah dengan “Fox and Friends”, Presiden Trump mengungkapkan bahwa Maduro dan istrinya, Cilia Flores, diangkut dari Caracas menggunakan helikopter menuju USS Iwo Jima. “Penerbangan yang menyenangkan,” kata Trump. “Saya yakin mereka menyukainya. Tapi mereka telah membunuh banyak orang.”

Maduro dan Flores sendiri diketahui akan menghadapi dakwaan serius di New York. Mereka dituduh terlibat dalam terorisme narkoba dan konspirasi untuk mengimpor kokain ke Amerika Serikat.

Foto Maduro yang matanya tertutup dan tangannya diborgol menjadi sorotan utama karena merupakan gambar pertama yang dipublikasikan pasca-serbuan penangkapan tersebut. Unggahan ini muncul hanya beberapa jam setelah Delcy Rodríguez, mantan wakil presiden Maduro, secara terbuka menuntut Amerika Serikat untuk memberikan bukti bahwa Maduro dan istrinya masih hidup.

Trump juga menyatakan bahwa ia dan timnya telah menyaksikan langsung proses penggerebekan tersebut melalui rekaman video. Setelah kejadian itu, ia memposting foto-foto yang memperlihatkan dirinya bersama anggota kabinet senior, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth, sedang menyaksikan serangan tersebut secara langsung.

Mureks