Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran menteri Kabinet Merah Putih. Menurut Amran, kerja keras para menteri telah berhasil mendukung terwujudnya swasembada beras di Indonesia, bahkan lebih cepat dari target yang ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dalam paparannya pada Rabu, 7 Januari 2026, Amran secara khusus menghujani pujian kepada sejumlah menteri. Mereka adalah Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Peran Kunci dalam Swasembada Pangan
“Terima kasih juga kami sampaikan Mensesneg dan Seskab. Beliau menerbitkan 25 regulasi selama setahun dan terbesar sepanjang sejarah, itulah yang mengangkat produksi kita,” kata Amran, seperti dipantau Mureks dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden RI.
Amran juga memberikan sanjungan istimewa kepada Menko Pangan Zulkifli Hasan. Ia bahkan menyebut Zulhas sebagai Menko Pangan terbaik selama dirinya menjabat di pemerintahan.
“Yang saya hormati dan kami banggakan, Menko Pangan, terbaik selama saya ada di pemerintahan, kami biasa telponan jam 3 subuh dan rapat jam 5 pagi, bukan jam 6 pagi, bersama beliau,” lanjut Amran, menggambarkan dedikasi Zulkifli Hasan.
Tidak ketinggalan, apresiasi juga disampaikan kepada Mendagri Tito Karnavian. Amran menjuluki Tito sebagai “Bapak Inflasi” Indonesia.
“Bapak Mendagri, Bapak inflasi, penjaga inflasi Indonesia,” ujar Amran, menyoroti peran penting Tito dalam menjaga stabilitas harga.
Pujian ini disampaikan dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang berlangsung di Karawang, Jawa Barat, pada Rabu (7/1/2026).






