Pemerintah Malaysia telah mengajukan permohonan bantuan kepada Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pasokan pangan, khususnya beras. Namun, Jakarta menegaskan bahwa bantuan tersebut baru dapat direalisasikan setelah ketersediaan stok dalam negeri dipastikan aman.
Di sisi lain, perkembangan signifikan terjadi di sektor energi global. Washington dan Caracas dilaporkan telah mencapai kesepakatan besar yang memungkinkan ekspor minyak mentah dari Venezuela ke Amerika Serikat. Kesepakatan ini diperkirakan bernilai hingga US$2 miliar, atau setara dengan sekitar Rp33,5 triliun.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Permintaan bantuan beras dari Malaysia ini mencerminkan tantangan ketahanan pangan regional. Menurut Mureks, keputusan Indonesia untuk memprioritaskan keamanan stok domestik sebelum memberikan bantuan merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan bagi rakyatnya sendiri.
Sementara itu, kesepakatan antara Amerika Serikat dan Venezuela menandai perubahan dinamika geopolitik energi. Ekspor minyak mentah Venezuela senilai triliunan rupiah ini diharapkan dapat membantu stabilisasi pasar energi global, meskipun detail implementasinya masih terus dipantau.
Referensi penulisan: www.cnbcindonesia.com






