Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyerahkan penghargaan berupa bonus uang tunai kepada para atlet dan pelatih peraih medali pada ajang SEA Games ke-33 Thailand. Acara penyerahan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 8 Januari 2026. Total dana bonus yang digelontorkan mencapai Rp 465 miliar.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pencapaian medali kali ini menandai pertama kalinya Indonesia menempati peringkat kedua di Asia Tenggara sejak tahun 1995, di luar saat Indonesia menjadi tuan rumah pada SEA Games 2011. Mureks mencatat bahwa prestasi ini melampaui target pemerintah.
Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Pada gelaran SEA Games ke-33 Thailand, kontingen Indonesia berhasil mengumpulkan 91 medali emas, melampaui target awal pemerintah sebesar 80 medali emas. Selain itu, Indonesia juga meraih 111 medali perak dan 131 medali perunggu.
Erick Thohir menegaskan komitmen transparansi dalam penyaluran bonus. “Untuk memastikan transparansi, Bapak Presiden, kami dari Kementerian Pemuda dan Olahraga langsung juga mentransfer seluruh bonus kepada masing-masing atlet, dan pelatih langsung melalui Bank BRI. Total dananya, Rp 465.250.000.000 Pak, ini angka yang luar biasa,” kata Erick.
Ia merinci, bonus untuk peraih medali emas tunggal adalah Rp 1 miliar, menjadikannya bonus terbesar sepanjang sejarah. Sementara itu, peraih medali perak tunggal mendapatkan Rp 315 juta, dan peraih perunggu tunggal sebesar Rp 157 juta. “Nanti ada perhitungan tersendiri untuk beregunya Bapak, termasuk pelatih juga mendapatkan bonus,” imbuh Erick.
Selain pemberian bonus, Erick Thohir juga menyebutkan bahwa pihaknya telah memberikan literasi keuangan kepada 400 atlet dan pelatih. Langkah ini sesuai dengan arahan Presiden untuk memastikan penggunaan bonus dapat mendukung masa depan finansial para individu.






