Berita

Dirlantas: “Sulitnya Mengangkat Muatan Besi” Jadi Kendala Evakuasi Kecelakaan Tol Batang

Proses evakuasi korban kecelakaan beruntun di ruas Tol Batang, Jawa Tengah, memakan waktu hingga tujuh jam pada Minggu (4/1/2026). Insiden maut ini melibatkan tiga kendaraan dan terkendala oleh muatan besi dari truk trailer yang menimpa dua mobil lainnya.

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di ruas tol 354. Tiga kendaraan yang terlibat adalah truk trailer bermuatan besi, minibus Toyota Voxy, dan sedan Mercedes-Benz. Korban tewas dari minibus Toyota Voxy putih baru berhasil dievakuasi sekitar pukul 17.30 WIB, menandai berakhirnya operasi penyelamatan yang panjang.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.

Selama proses evakuasi berlangsung, rekayasa lalu lintas satu lajur diberlakukan di kedua arah, baik jalur A menuju Semarang maupun jalur B ke arah Pekalongan. Kondisi ini menyebabkan kemacetan panjang yang tak terhindarkan di ruas tol tersebut.

Kendala Evakuasi Akibat Muatan Besi yang Menimpa

Dirlantas Polda Jateng, Kombes M Pratama Adhyasastra, menjelaskan bahwa proses evakuasi korban menghadapi tantangan signifikan. “Kendala evakuasi pertama ya karena sulitnya mengangkat daripada muatan daripada barang tersebut. Kemudian juga kita mengantisipasi tidak terjadi luka fatal daripada yang selamat sehingga ini akan memakan waktu,” ujar M Pratama saat ditemui di lokasi kejadian pada Minggu (4/1/2026).

Mureks mencatat bahwa kompleksitas penanganan insiden dengan muatan berat seperti ini seringkali memerlukan waktu dan peralatan khusus. M Pratama menambahkan, “Ya, tapi alhamdulillah sudah bisa kita evakuasi seluruhnya. Nanti penyebab kecelakaannya akan kita dalami segera.” Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban tewas langsung dibawa ke RSUD Kalisari, Batang, untuk penanganan lebih lanjut.

Mureks