Sebuah video yang memperlihatkan dugaan penolakan pasien oleh RSUD Dr Kumpulan Pane di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, menjadi viral di media sosial. Video tersebut menarasikan bahwa rumah sakit menolak pasien dengan alasan ruangan penuh. Pihak RSUD pun angkat bicara menanggapi insiden ini pada Jumat, 09 Januari 2026.
Dalam rekaman video yang beredar luas, terlihat seorang wanita tengah mendampingi orang tuanya yang sakit di dalam ambulans. Ambulans tersebut berhenti di depan RSUD Dr Kumpulan Pane. Wanita itu mengungkapkan kekecewaannya, “Ginilah Pak, kami ditolak, katanya ruangannya penuh, saya orang yang nggak punya, Pak,” ujarnya dalam video tersebut.
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
Direktur RSUD Dr Kumpulan Pane, Lili Marliana, membenarkan bahwa kondisi ruangan di rumah sakit tersebut memang penuh pada saat kejadian. Menurut Lili, dokter yang bertugas saat itu telah menyampaikan dua opsi kepada keluarga pasien.
Mureks mencatat bahwa Lili Marliana menjelaskan, “Dokter kita menyampaikan 2 opsi tadi, yang pertama dirawat di IGD dulu sambil nunggu kamar tersedia, yang kedua bisa langsung ke RS sekitar jika tidak bersedia menunggu.” Opsi ini diberikan untuk memastikan pasien tetap mendapatkan penanganan medis.
Setelah menerima penjelasan tersebut, pendamping keluarga pasien kemudian mencoba menghubungi Rumah Sakit Pamela, namun kondisi kamar di sana juga penuh. Pasien akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Chevani setelah terkonfirmasi adanya kamar yang tersedia untuk perawatan lebih lanjut.






