Nasional

Delcy Rodriguez: “Venezuela Takkan Dipimpin Kekuatan Asing,” Bantah Klaim AS Kuasai Minyak

Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, menegaskan bahwa negaranya tidak akan tunduk pada kendali kekuatan asing. Pernyataan ini muncul hanya sehari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim Washington kini “menguasai” Venezuela dan akan menerima jutaan barel minyak dari negara tersebut.

Rodriguez, yang dilantik pada Senin (5/1/2026) setelah sebelumnya menjabat wakil presiden di era Nicolas Maduro, menyampaikan penegasannya pada Selasa (6/1). Ia secara gamblang menyatakan, “Pemerintah Venezuela yang mengendalikan negara ini, bukan pihak lain.” Rodriguez menambahkan, “Tidak ada agen asing lain yang memerintah Venezuela.”

Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id

Klaim Trump mengenai “penguasaan” AS atas Venezuela dan potensi kerja sama dengan Rodriguez, asalkan Caracas memberikan akses ke cadangan minyaknya yang melimpah, menjadi latar belakang pernyataan Rodriguez. Melalui unggahan di Truth Social, Presiden AS Donald Trump secara terang-terangan menyebut otoritas baru Venezuela akan menyerahkan antara 30 hingga 50 juta barel minyak berkualitas tinggi kepada AS. Mureks mencatat bahwa klaim ini memicu spekulasi tentang arah kebijakan luar negeri Venezuela di bawah kepemimpinan baru.

Pernyataan Rodriguez juga datang tiga hari setelah pasukan khusus AS menangkap mantan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dalam operasi militer di Caracas. Pemerintah Venezuela telah menetapkan masa berkabung selama tujuh hari. Militer Venezuela untuk pertama kalinya mengonfirmasi korban jiwa dengan merilis daftar 23 personel tewas, termasuk lima jenderal, akibat serangan AS.

Sekutu dekat Venezuela, Kuba, secara terpisah melaporkan 32 personel militernya tewas, sebagian besar merupakan anggota pengawal pribadi Maduro. Hingga kini, pemerintah Venezuela belum merilis data resmi mengenai korban sipil. Jaksa Agung Tarek William Saab menyebut ada puluhan korban dari kalangan sipil dan militer, tanpa rincian lebih lanjut.

Mureks