Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Cina baru-baru ini mengungkap detail resmi Buick Electra E7, sebuah SUV plug-in hybrid (PHEV) terbaru yang akan segera meluncur. Kendaraan ini menarik perhatian dengan desain eksterior yang disebut-sebut menyerupai model-model Toyota terkini, serta dilengkapi teknologi pengemudi otonom canggih. Sayangnya, SUV ini dipastikan tidak akan tersedia untuk pasar Amerika Serikat.
Desain Eksterior yang Familiar
Dari pantauan Mureks, tampilan luar Electra E7 memang memiliki kemiripan dengan beberapa model Toyota terbaru, terutama pada bagian depan dengan “hidung hiu martil” dan unit pencahayaan berbentuk C. Lampu utama diposisikan di tengah, dilengkapi dengan intake bawah yang kemungkinan memiliki fitur penutup aktif. Desain ini, menurut beberapa pengamat, cenderung generik dan kurang mencerminkan identitas khas Buick.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Pada sisi samping, Electra E7 menampilkan bodi yang ramping dengan cladding plastik. Sebuah sensor Lidar yang terpasang di atap mengindikasikan kehadiran sistem penggerak otonom canggih, yang disebut Xiao Yao Zhi Xing. Sistem ini diklaim mampu berfungsi di jalan raya maupun perkotaan, mirip dengan teknologi Super Cruise yang lebih canggih. Pilihan velg aerodinamis tersedia dalam ukuran 18 hingga 20 inci, dengan opsi trim krom atau gelap, serta sunroof.
Bagian belakang kendaraan didesain relatif sederhana, namun dilengkapi dengan bilah lampu penuh lebar yang menampilkan grafis menarik dan tulisan “Buick” terintegrasi. Spoiler yang terpasang pada pintu bagasi dan bumper yang berlekuk turut melengkapi tampilan.
Dimensi dan Performa
Secara dimensi, Electra E7 memiliki panjang 4.850 mm (190,9 inci), lebar 1.910 mm (75,2 inci), dan tinggi 1.671 mm (65,8 inci), dengan jarak sumbu roda 2.850 mm (112,2 inci). Ini menempatkannya di antara Buick Envision dan Enclave; lebih panjang 208 mm dari Envision, namun lebih pendek 424 mm dari Enclave tiga baris.
Mureks mencatat bahwa detail powertrain masih terbatas, namun SUV plug-in hybrid ini ditenagai oleh mesin 1.5 liter yang menghasilkan 97 tenaga kuda (72 kW). Mesin tersebut dipadukan dengan paket baterai LFP dan motor listrik bertenaga 221 tenaga kuda (165 kW). Kecepatan tertinggi yang diperkirakan mencapai 180 km/jam.






