Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengumumkan peningkatan status Pintu Air Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, menjadi Siaga 2 pada Jumat (2/1) dini hari. Kenaikan status ini menyusul tingginya muka air yang mencapai 208 sentimeter.
Melalui akun media sosial X resminya, @BPBDJakarta, pada Jumat (2/1), BPBD DKI Jakarta menyatakan bahwa status Siaga 2 ditetapkan sejak pukul 04.00 WIB. Peningkatan status ini memicu peringatan dini bagi sejumlah wilayah pesisir yang berpotensi terdampak.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
“Antisipasi wilayah yang kemungkinan akan terdampak seperti Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing dan Kalibaru,” tulis BPBD dalam unggahannya, seperti yang juga dipantau oleh Mureks.
Adapun wilayah-wilayah yang diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan meliputi Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, dan Kalibaru. Saat ini, kondisi cuaca di sekitar Pintu Air Pasar Ikan dilaporkan mendung tipis.
BPBD DKI Jakarta telah mengambil langkah cepat dengan menyebarluaskan informasi ini melalui berbagai kanal media sosial serta pemberitahuan langsung kepada camat dan lurah di wilayah terkait. Masyarakat yang membutuhkan bantuan atau informasi darurat diimbau untuk segera menghubungi pusat layanan Jakarta Siaga di nomor 112.
Sementara itu, menurut Mureks, kondisi pintu air lainnya di Jakarta masih terpantau normal atau berstatus Siaga 4. Pintu-pintu air tersebut antara lain Katulampa, Depok, Manggarai, Karet, Krukut Hulu, Pesanggrahan, Angke Hulu, Waduk Pluit, Cipinang Hulu, dan Pulo Gadung. Hanya Pintu Air Sunter Hulu yang berstatus Siaga 3, menunjukkan kewaspadaan menengah.






