BMW mengumumkan peluncuran asisten suara berbasis kecerdasan buatan (AI) terbarunya yang diklaim lebih humanis dan mampu berinteraksi layaknya percakapan manusia. Sistem canggih ini akan mulai diperkenalkan pada paruh kedua tahun 2026, diawali dengan model BMW iX3 generasi kedua di Jerman dan Amerika Serikat.
Asisten pribadi cerdas BMW yang diperbarui ini tidak lagi mengharuskan pengguna berinteraksi dengan perintah suara yang telah ditentukan. Sebaliknya, permintaan dan pertanyaan dapat dihubungkan secara alami, layaknya percakapan antarmanusia. Pengguna juga dapat dengan mudah mengajukan pertanyaan lanjutan mengenai fitur kendaraan atau topik pengetahuan umum.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Teknologi Generatif AI dan Integrasi Amazon Alexa+
Menurut pantauan Mureks, sistem asisten suara terbaru BMW ini menggunakan model AI generatif yang mampu memahami bahasa dan merumuskan responsnya sendiri. Hal ini memungkinkan interaksi yang lebih intuitif dan personal bagi pengemudi.
Pengunjung Consumer Electronics Show (CES) bulan ini (Januari 2026) akan memiliki kesempatan untuk merasakan langsung sistem ini sebelum diluncurkan secara resmi. Selain itu, sistem ini dapat dihubungkan dengan akun Amazon pengguna, memberikan akses mudah ke berbagai jenis konten, termasuk musik dan berita.
Stephan Durach, Senior Vice President of Development Digital Services BMW Group, menegaskan komitmen perusahaan terhadap inovasi. “Kemitraan kami dengan Amazon didasarkan pada visi bersama tentang keunggulan teknologi,” ujar Durach.
Ia menambahkan, “Ini telah menghasilkan produk yang menetapkan standar baru dalam kealamian interaksi manusia-kendaraan melalui penggunaan kecerdasan buatan. Dengan penambahan teknologi Alexa+ Amazon ke BMW Intelligent Personal Assistant, kendaraan menjadi pendamping cerdas bagi penggunanya.”
Langkah ini menegaskan tren mobil modern yang tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, melainkan juga sebagai pusat teknologi yang semakin cerdas dan terhubung.






