Tren

Benjamin Sesko: “Hal-hal Besar Akan Datang” untuk Manchester United Meski Start Buruk

Penyerang Manchester United, Benjamin Sesko, menolak untuk panik melihat awal tahun 2026 yang sulit bagi timnya. Ia justru menebar optimisme tinggi, meyakini bahwa Setan Merah akan segera bangkit dari periode transisi yang menantang.

Klub raksasa Inggris itu memang belum meraih kemenangan sejak pergantian tahun. Situasi diperparah dengan kekosongan kursi pelatih kepala setelah Ruben Amorim dipecat usai 14 bulan yang kurang memuaskan. Namun, Sesko percaya badai ini akan berlalu dan timnya sedang menuju kebangkitan besar.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Optimisme di Tengah Krisis

Manchester United baru saja ditahan imbang 2-2 oleh Burnley di Turf Moor pada Kamis (8/1/2026). Laga tersebut menandai debut Darren Fletcher sebagai pelatih interim. Hasil ini membuat Man United tertahan di posisi ketujuh klasemen sementara Premier League, meskipun jarak ke zona Liga Champions masih sangat terjangkau.

Meski demikian, Sesko melihat adanya semangat juang yang berbeda di ruang ganti. Pemain berusia 22 tahun itu menilai skuad MU memiliki mentalitas untuk bangkit. “Pastinya. Saya pikir secara umum kami adalah grup yang sangat hebat,” ujar Sesko tegas. “Kami melakukan segalanya untuk mencoba membuktikan diri setiap saat.”

Ia juga meminta para penggemar untuk tetap percaya, menekankan bahwa proses adaptasi tim memang membutuhkan waktu. “Kami hanya perlu terus maju, terus berusaha, karena saya pikir kami hebat dan, ya, saya yakin hal-hal besar akan datang,” cetus Sesko.

Pembuktian Benjamin Sesko

Laga melawan Burnley menjadi panggung pembuktian bagi Sesko secara individu. Ia sukses mencetak brace atau dua gol indah, menunjukkan ketajamannya di lini depan. Sejak didatangkan dengan harga mahal dari RB Leipzig, performanya sempat menjadi sorotan. Namun, dua gol ini menjadi sinyal bahaya bagi lawan-lawan Manchester United.

Sesko merasa koneksi antar pemain mulai terjalin dengan baik, terbukti dari gol-gol yang lahir dari skema serangan yang rapi. “Rasanya luar biasa karena kami menciptakan peluang besar, terutama dengan dua gol itu,” kata Sesko. Ia menambahkan pujian untuk rekan setimnya, “Pergerakan yang hebat, bola yang hebat.”

Menurutnya, performa di Turf Moor adalah gambaran potensi Man United yang sebenarnya. “Dengan situasi seperti ini, kami menunjukkan tim seperti apa kami, apa yang mampu kami lakukan dan, ya, itu bagus untuk masa depan, tentunya,” lanjutnya.

Kekecewaan Gagal Bawa Pulang Tiga Poin

Meski tampil gemilang secara individu, Sesko tidak bisa menutupi kekecewaannya. Satu poin dirasa belum cukup bagi tim sekelas Manchester United. Tim sempat unggul, namun pertahanan mereka kembali kecolongan, memungkinkan lawan memaksakan hasil imbang.

“Jelas terasa mengecewakan karena saya pikir kami sudah berjuang,” ungkapnya kepada MUTV. “Kami memberikan yang terbaik, kami menciptakan banyak peluang.”

Kini, fokus Sesko beralih ke laga berikutnya. Ia menekankan bahwa MU harus segera membenahi detail kecil untuk kembali ke jalur kemenangan. “Kami masih mendapatkan hasil imbang, yang mana itu penting, tapi sekarang terserah kami untuk mencoba fokus pada detail dan mencoba memenangkan pertandingan berikutnya,” pungkasnya.

Pencarian Manajer dan Laga Berikutnya

Darren Fletcher masih akan memimpin tim di ajang FA Cup. Manchester United dijadwalkan bertemu Brighton pada Minggu (11/1/2026) mendatang. Sementara itu, manajemen klub terus berburu manajer interim baru hingga akhir musim.

Mureks mencatat bahwa beberapa nama legenda mulai mencuat ke permukaan sebagai kandidat. Ole Gunnar Solskjaer dan Michael Carrick dikabarkan masuk dalam radar dan sedang dalam tahap pembicaraan dengan klub. Sumber ESPN juga menyebut nama Ruud van Nistelrooy, eks striker tajam yang dipertimbangkan untuk kembali menangani tim.

Mureks