Internasional

Bar Resor Ski Mewah di Crans Montana Swiss Terbakar, Banyak Korban Jiwa Dilaporkan

Sebuah bar di kota resor ski mewah Crans Montana, Swiss, dilalap api pada Kamis (1/1/2026) dini hari. Insiden tragis ini dilaporkan menewaskan banyak orang dan menyebabkan puluhan lainnya terluka.

Juru bicara kepolisian setempat, Gaetan Lathion, mengungkapkan bahwa api mulai berkobar saat para pengunjung sedang merayakan malam tahun baru. “Kebakaran dimulai sekitar pukul 01.30 pagi [00:30 GMT] tadi di sebuah bar bernama ‘Le Constellation’, saat para pengunjung merayakan tahun baru,” kata Lathion, seperti dilansir Al-Jazeera.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.

Lathion menambahkan, situasi di lokasi kejadian sangat parah. “Lebih dari seratus orang berada di gedung itu, dan kami melihat banyak yang terluka dan banyak yang tewas,” ujarnya, menggambarkan kondisi mencekam pascakebakaran.

Meskipun laporan awal di beberapa media menyebutkan adanya ledakan, pihak kepolisian membantah hal tersebut. Penyebab pasti kebakaran hingga saat ini masih dalam penyelidikan. Mureks mencatat bahwa juru bicara kepolisian, Gaetan Lathion, menegaskan, “Kami baru memulai penyelidikan kami, tetapi ini adalah resor ski terkenal internasional dengan banyak turis.”

Untuk membantu keluarga korban, pusat penerimaan dan saluran bantuan telah didirikan. “Pusat penerimaan dan saluran bantuan telah didirikan untuk keluarga yang terdampak,” tambah Lathion.

Crans Montana sendiri merupakan kota resor ski yang terletak di jantung Pegunungan Alpen Swiss, sekitar 40 kilometer (25 mil) di utara Matterhorn. Area ini dikenal sebagai destinasi wisata internasional yang ramai dikunjungi.

Berdasarkan pantauan media Swiss, terlihat bangunan bar yang terbakar hebat dengan tim layanan darurat yang masih berupaya memadamkan api dan mengevakuasi korban. Tim redaksi Mureks juga mencatat bahwa area sekitar lokasi telah sepenuhnya ditutup, dan zona larangan terbang diberlakukan di atas Crans-Montana untuk mempermudah penanganan insiden. “Intervensi masih berlangsung,” kata Lathion.

Mureks